Kota Banjarmasin
Sungai Andai Langganan Macet, Walikota Ibnu Tawarkan Jembatan Alternatif
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Simpul macet yang kerap terjadi di Jalan Sungai Andai dan di jembatan Sungai Andai saban pagi, menjadi atensi Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Ditemui pada Senin (10/02/2020) sore, jembatan Sungai Andai diakuinya sering terjadi macet. Sehingga, dirinya menawarkan solusi lain yaitu pembuatan jembatan alternatif
“Sudah saya sampaikan ke Dinas PUPR Kota Banjarmasin (yaitu) rencana pembangunan jembatan alternatif untuk keluar dan masuk ke Kelurahan Sungai Andai,†kata Walikota Ibnu.
Lalu, jembatan alternatif akan dibangun di mana? Menurut Ibnu, masih dalam tahap studi. Ada dua tempat yang akan dibangun jembatan alternatif, yaitu di kawasan Cemara Ujung atau titik lain yang bisa tembus ke kawasan Handil Bhakti, Kabupaten Barito Kuala. Ini mengingat keberadaan jembatan alternatif ini sudah dirasa perlu.
“Memang sudah seharusnya (ada jembatan alternatif), di Cemara Ujung atau di titik lain yang bisa tembus ke Handil Bhakti. Mudah-mudahan bisa sesegeranya,†ucap Ibnu.
Baca Juga: Macet di Jembatan Sungai Andai, Jadi ‘Menu Santap’ Harian Warga
Kendati demikian, Ibnu tidak menampik, rencana pembangunan jembatan alternatif untuk keluar dan masuk Kelurahan Sungai Andai ini tidak masuk di tahun 2020. “Belum, belum,†singkatnya.
Apa yang disampaikan Ibnu ada benarnya. Mengingat, di tahun 2020 ini saja Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR sendiri tengah menggodok pembangunan empat jembatan. Yaitu Jembatan Pulau Bromo di Kelurahan Mantuil, Jembatan di Jalan HKSN Kelurahan Kuin Utara, Jembatan Gerilya di Kelurahan Tanjung Pagar, dan Jembatan Sulawesi di Kelurahan Pasar Lama.
Lalu, bagaimana dengan keberadaan Jalan Sungai Andai? Ibnu menyebut akses utama warga Kelurahan Sungai Andai itu sudah cukup lebar, yang mana di perempatan Jalan Sungai Andai, badan jalannya sudah cukup lebar.
“Dulu ada pos polisi di situ. Sekarang sudah menjadi (badan) jalan. Sudah ada upaya dari Pemko untuk memperbesar kapasitas jalan, sehingga kemacetan di pagi dan sore hari itu bisa dikurangi,†lugas Ibnu. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Bie
;
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
HEADLINE2 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
HEADLINE3 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi





