Kota Banjarbaru
Soal Sewa Hammock di Wisata Hutan Pinus, Ali Yusuf: Penyewa Harus Diawasi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pasca Satpol PP Banjarbaru menciduk pasangan bermeseraan, kini Wisata Hutan Pinus di Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, sepi pengunjung.
Salah satu petugas parkir yang juga penyedia hammock alias tempat tidur gantung, Udin mengatakan, dalam beberapa hari terakhir hanya 2 atau 3 sepeda motor seharinya yang singgah. Imbasnya pada penyewa hammock kadang 1 hingga 2 orang.
“Sebelum viral kejadian itu ada 10 sepeda motor parkir, minimal ada 5 penyewa, kini turun,” katanya.
Kondisi ini membuat pendapatan harian Udin berkurang. Meski begitu, akunya, setiap akhir pekan pengunjung keluarga bedatangan, masih membantu pendapatan.
“Pengunjung harian kan kebanyakan anak sekolah, kalau Sabtu dan Minggu itu keluarga, jadi lumayanlah ada,” jelasnya.
Baca juga : Minyak Goreng Murah Tak Sentuh Pasar Tradisional di HSU, Masih Seharga Rp 20-21 Ribu per Liter
Sementara itu, Ketua Pengelola Wisata Hutan Pinus Mentaos, Ali Yusuf mengakui bahwa sedari awal sebelum penertiban Satpol PP, pihaknya sudah melarang penyewaan hammock. Karena menurutnya, selain tidak elok ternyata juga berdampak pada kondisi pohon-pohon pinus yang tumbuh.
“Ikatannya itu merusak pohon, sudah lama kami sampaikan sebelum kejadian Satpol PP itu,” jelas Ali Yusuf.
Beberapa masih tetap menyewakan hammock, sehingga ia hanya bisa berpesan untuk mengawasi dan mengontrol para penyewa.
Ali mengakui bahwa sejak kejadian penertiban Satpol PP itu, pengunjung turun. Namun, saat ini katanya berangsur normal.
“Hari biasa anak-anak muda bisa sampai 30 orang lebih, sekarang di bawah itu. Tapi untuk Sabtu dan Minggu masih banyak, 30 sampai 50 orang,” ungkapnya.
Berwisata di hutan kota Banjarbaru ini berbiaya sangat murah. Pengunjung cukup keluarkan ongkos parkir saja Rp 2.000.
Lain jika pengunjung menyewa panggung untuk acara. Ada biaya sewa panggung seharian full itu Rp 500 ribu dan gazebo Rp10 ribu sepuasnya. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Kalsel Takkan Cabut Usulan Taman Nasional Meratus
-
HEADLINE1 hari yang laluTolak Cabut Usulan Taman Nasional Meratus ‘Kado’ Hari Lingkungan Hidup Sedunia
-
HEADLINE2 hari yang lalu7 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalsel, Tolak Taman Nasional Meratus!
-
HEADLINE3 hari yang laluBREAKING NEWS! Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang lalu“Koin Keadilan” untuk Warga Sidomulyo 1 Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluMahasiswa Banua Anam Minta Wilayah Hulu Sungai Diperhatikan

