KRIMINAL BANJAR
Salah Paham di Jalan, DL Serang SH Pakai Parang di Sungkai
KANALKALIMANTAN, MARTAPURA – Gegara salah paham di jalan, DL harus dibawa ke polisi karena melukai SH dengan parang.
Peristiwa penganiayaan berdatah terjadi di Jalan A Yani Km 76, Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar, Rabu (1/11/2023).
Kasi Humas Polres Banjar, AKP H Suwarji, mengatakan, kasus ini berawal dari adanya kejadian kesalahpahaman di jalan antara DL dan SH sesama sopir. Awalnya SH pergi ke rumah pelapor untuk meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.
SH tiba di rumah DL mengetuk pintu rumah, namun tidak disangka tiba-tiba ia mendapatkan serangan senjata tajam jenis parang ke arahnya. Akibat diserang dengan parang, SH mengalami luka lecet di telapak tangan dan bagian kanan pinggangnya.
Baca juga: Sidang Korupsi iPad DPRD Banjarbaru, Begini Kesaksian Kepala Bappeda dan Tim Pokja
“Setelah mengalami kejadian tersebut SH melaporkan peristiwa penganiayaan Polres Banjar untuk ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
AKP H Suwarji menyebut DL, warga Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Hasil introgasi didapati keterangan DL pada Senin 30 Oktober 2023 sekitar pukul 14.30 Wita, terlibat cekcok urusan trailer dan tronton kapsul yang sedang membawa muatan semen curah di Binuang, Kabupaten Tapin. Saat itu SH berkata kasar kepada tersangka DL. DL pun mengancam korban SH harus ke rumahnya di Sungkai.
Keesokan harinya, Selasa (31/10/2023) pukul 06.30 Wita, SH menuju ke rumah DL bermaksud meminta maaf dan menyelesaikan kesalahpahaman. SH sempat mengetuk pintu rumah DL, saat itu DL masih tertidur. Saat DL bangun, langsung terkejut melihat SH, dan berpikir bahwa SH akan menyerangnya sehingga ia langsung menyerang dengan menggunakan parang.
Merasa diserang menggunakan parang SH langsung berlari menghindar ke arah depan hingga terjatuh beberapa kali karena dikejar.
Baca juga: Warga Desa Lokbaintan Terima Bantuan BPBD Banjar
“Tersangka DL telah diamankan di Polsek Simpang Empat dan akan diserahkan ke Sat Reskrim Polres Banjar untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus penganiayaan ini menunjukkan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara yang damai dan menghindari kekerasan dalam penyelesaian perbedaan pendapat,” katanya.
Barang bukti yang ditemukan yaitu selembar celana panjang Levis dan senjata tajam berupa sebilah parang.
(Kanalkalimantan.com/nh)
Reporter : nh
Editor : bie
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluInstruksi Wali Kota Lisa Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Hari
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluLima Jembatan Rusak di Banjarmasin akan Diperbaiki
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab – DPRD Kapuas Sinkronkan Agenda Sidang 2026
-
DPRD KAPUAS2 hari yang lalu10 Raperda Mulai Dibahas DPRD Kapuas, Pansus LKPj dan Raperda Dibentuk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPersiapan Peringatan 500 Tahun Kota Banjarmasin
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluDPRD Kapuas Susun Jadwal Persidangan 2026





