Haul ke-13 Sekumpul
Relawan PMR Bersihkan Sampah Pasca Haul ke-13
MARTAPURA, Pasca peringatan acara Haul ke-13 di Sekumpul, tumpukan sampah sisa jamaah yang hadir menggunung, menyisakan PR bersama warga Sekumpul, Martapura dan sekitarnya. Hingga Selasa (27/3) kemarin, pantauan Kanal Kalimantan tumpukan sampah pasca acara Jaul masih terlihat menumpul di beberapa titik jalan A.Yani, jalan Sekumpul hingga Sekumpul Ujung, jalan Pendidikan, jalan Tanjung Rema hingga ke jalan Sultan Adam arah Pasar Martapura, begitu pula di kawasan PPS.
Melihat kondisi tersebut, PMR (Palang Merah Remaja) mengerahkan anggotanya melakukan penisiran dan pembersihan di beberapa titik tumpukan sampah, Senin (26/3).
Menerjunkan 138 anggota PMR melakukan kegiatan pembersihan sampah sisa jamaah haul. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita diikuti 11 sekolah di Kabupaten Banjar.
Relawan anggota PMR ini membersihkan area di jalan Albasia -samping SMPN 1 Martapura-, Pusat Pertokoan Sekumpul (PPS), Jalan Sekumpul, jalan Tanjung Rema dan Markas PMI Kabupaten Banjar.
“Ini merupakan pengamalan Tri Bhakti Palang Merah Remaja Indonesia dan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap lingkungan dan acara tersebut,†ujar Multi, ketua koordinasi relawan PMR yang melakukan aksi.
Sebanyak 138 realwan PMR itu berasal dari gabungan siswa SMAN 1 Martapura, SMAN 2 Martapura, SMKN 1 Martapura, SMK Darussalam Martapura, SMKN 1 Gambut, MA Hidayatullah Martapura, MA Pangeran Antasari, SMA Muhammadiyah Martapura, MAN 2 Banjar, MTsN 8 Banjar, MTs Hidayatullah Martapura.

Foto : PMI Banjar
Kondisi pasca haul mestinya menjadi perhatian bersama, seharusnya peduli tentang kebersihan, Puncak haul harus berakhir dengan tumpukan sampah dari para jamaah.
Tumpukan sampah dipicu kesadaran jamaah yang masih rendah ditambah dalam membuang sampah, plus kurangnya persediaan wadah sampah di beberapa tempat titik jamaah haul. (devi)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin








