Connect with us

PALANGKARAYA

Presiden Jokowi Cek Langsung 3 Lokasi Calon Ibu Kota di Kalteng

Diterbitkan

pada

Jokowi akan meninjau lokasi calon ibukota di Kalteng Foto : net

PALANGKARAYA, Setelah meninjau kelaiakan Provinsi Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota negara, giliran Provinsi Kalimantan Tengah yang akan ditinjau Presiden Joko Widodo (Jokowi). Peninjauan akan dilakukan Jokowi lewat jalur udara dan darat.

“Besok (hari ini) mau diantar oleh Pak Gubernur Kalteng (Sugianto Sabran) untuk melihat 1-2 lokasi dari atas dan dari darat,” kata Jokowi ditemui wartawan seusai salat Tarawih di Masjid Darul Arqam, Kota Palangkaraya, Kalteng, Selasa (7/5).

Jokowi mengatakan peninjauan menyeluruh memang harus dilakukan dalam menentukan wilayah ibu kota negara yang baru. Semua aspek harus ditinjau. “Besok (hari ini) lihat bareng-bareng di mana. Ya semua aspek memang harus dilihat. Sosiologi, masalah lingkungan, masalah kebencanaan, masalah yang berkaitan dengan sosial-politik, kebutuhan air bisa tersedia atau tidak, gambut dalam atau tidak, masalah konstruksi seperti apa,” kata Jokowi dilansir detik.com.

Dia mengatakan nantinya akan ada tim khusus yang akan melakukan penghitungan calon-calon ibu kota negara yang ditinjaunya. Dia juga mengatakan peninjauan langsung itu memang sengaja dia lakukan agar tidak salah dalam memutuskan nanti.  “Semuanya akan dicek, dilihat, dikalkulasi oleh tim. Saya hanya melihat lapangannya. Kemudian biar ada feeling begitu, nanti dalam memutuskan biar tidak salah,” katanya.

Titik di Provinsi Kalimantan Tengah yang akan ditinjau Jokowi adalah Katingan, Gunung Mas, dan Palangkaraya. “Titiknya besok dari atas mungkin Katingan, Gunung Mas, Palangkaraya dilihat, dan kalau masih ada waktu ke Pulang Pisau,” katanya.

Jokowi mengatakan Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangkaraya, sebenarnya sudah lama diwacanakan sebagai ibu kota RI, bahkan sejak era Presiden pertama RI Ir Sukarno. Untuk itulah dia ingin meninjau langsung kondisi di Palangka Raya.

“Kalteng ini kan visi kita memindahkan ibu kota kan sudah sejak zaman Bung Karno Presiden pertama RI. Dan beliau dulu memiliki keinginan untuk di Palangkaraya. Tapi dulu lo ya. Sekarang dilihat lagi,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan Kalteng saat ini memiliki lahan yang cukup luas jika dipilih menjadi pusat pemerintahan RI. Lahan seluas 300 ribu hektare lebih telah disiapkan pemerintah daerah.  “Di sini sudah ditunjukkan oleh Pak Gubernur, ‘Oh di sini ada 300 ribu hektare. Kalau Bapak kurang, ditambah di sini masih 60 ribu hektare’. Di sini memang lahannya sangat luas sekali. Besok dilihat, jadi saya bisa sampaikan,” kata Jokowi.(jor/nvl)

Reporter : Jor/nvl
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->