Kalimantan Selatan
Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran, Kalsel Wacanakan Tambah Gedung Karantina
KANALAKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) berencana menambah gedung karantina baru untuk warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan kasus positif Covid-19 tanpa gejala.
Saat ini, tercatat ada dua gedung karantina khusus yang digunakan yakni Gedung Diklat di Jalan Ambulung dan Gedung Bapelkes. Kedua gedung karantina ini sama-sama berada di Kota Banjarbaru dan telah sebulan terakhir beroperasi.
Untuk di gedung Diklat Ambulung, fasilitas yang tersedia ada sebanyak 80 kamar dengan masing-masing kamar 2 tempat tidur. Sedangkan, di Bapelkes tersedia 160 kamar. Kedua gedung karantina ini dijaga oleh aparat keamanan dan di tempatkan masing-masing tenaga kesehatan untuk melakukan layanan selama proses karantina.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Bencana BPBD Kalsel Syahruddin SE, mengatakan Gugas Tugas Provinsi saat ini sedang melakukan survei lokasi untuk gedung karantina khusus tambahan baru. Adapun wacana penambahan gedung karantina baru ini merujuk pada prediksi Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel bahwa akan terjadi lonjakan kasus signifikan Covid-19 pasca peringatan Hari Raya Idul Fitri.
“Terlebih lagi bahwa dua gedung karantina yang saat ini beroperasi telah dihuni lebih dari separo dari kapasitas ruang yang ada. Contohnya, di gedung Diklat Ambulung sudah terisi 80 persen. Lalu, di gedung Bapelkes sudah terisi 70 orang dari kapasitas 160 kamar,” kata Syahruddin, Jumat (22/5/2020) siang.
Dikatakan Syahruddin bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan survei lokasi untuk gedung karantina khusus tambahan. Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan penambahan kapasitas kamar di dua gedung karantina yang ada.
“Saya mengajak masyarakat untuk mewaspadai orang tanpa gejala namun positif Covid. Karena itu diimbau agar mematuhi protokol pencegahan penularan Covid yang gencar disosialisasikan,” katanya.
Terakhir, Syahruddin juga berharap bagi masyarakat yang telah dinyatakan sembuh usai karantina agar dapat mensosialisasikan kepada orang di lingkungan dan sejawatnya agar tak takut apabila ingin secara sukarela menjalani karantina.(Kanalkalimantan.com/rico)
Editor : cell
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE2 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
HEADLINE3 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi





