Connect with us

Olahraga

Persebaru Ajukan Banding, Asprov PSSI Kalsel Tunda Semifinal Piala Soeratin U-17

Diterbitkan

pada

Persebaru layangkan surat banding ke Asprov PSSI Kalsel. Foto: Persebaruofficial

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sanksi yang dilayangkan Komisi Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalsel terhadap Persebaru berimbas pada penundaan jadwal semifinal Piala Soeratin U-17 Zona Kalsel.

Hal itu setelah Asprov PSSI Kalsel menerbitkan surat pemberitahuan atas banding yang dilayangkan Persebaru. Surat pemberitahuan diterbitkan per 13 Januari 2022 dan ditandatangani oleh Sekretaris Asprov PSSI Kalsel, Baktiansyah.

Adapun isi surat menyebutkan bahwa pelaksanaan babak semi final kompetisi Piala Soeratin U-17 belum bisa ditentukan sampai diterbitkannya surat keputusan PSSI tentang status pertandingan tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Komdis Asprov PSSI Kalsel menuding Persebaru telah memainkan pemain yang sudah berkompetisi di Piala Soeratin U-17 Asprov PSSI Jawa Barat memperkuat klub Bone Pro FC.



 

 

Baca juga: Pasca OTT, Rumah hingga Tempat Kerja Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Ma’sud Disegel KPK

Keputusan kontrovesial Komdis Asprov PSSI Kalsel ini merupakan tindaklanjut dari pelaporan yang dilancarkan tiga tim sekaligus yakni Kotabaru FC, Persetab Tabalong dan Peseban Banjarmasin. Ketiganya merupakan tim yang telah menelan kekalahan saat melawan Persebaru dalam fase babak penyisihan grup beberapa hari yang lalu.

Sebelumnya, Ketua Umum Persebaru, Wartono mengaku sangat menyayangkan langkah yang diambil oleh Komdis Asprov PSSI Kalsel. Sebab baginya keputusan tersebut diambil tanpa adanya konfirmasi lebih dulu kepada dirinya maupun manajemen klub.

“Sangat disayangkan langkah yang diambil oleh Asprov PSSI Kalsel. Kami tidak pernah dikonfirmasi baik itu secara lisan maupun tulisan. Tiba-tiba saja kami menerima surat sanksi tersebut,” kata Wartono, Rabu (12/1/2022) malam

Walhasil, Komdis Asprov PSSI Kalsel memutuskan menganulir tiga laga yang telah dilakoni klub Persebaru. Ironisnya lagi, Persebaru juga dikenakan sanksi denda sebesar Rp 30 juta untuk setiap pemain yang tidak sah dan secara resmi dilarang mengikuti Piala Soeratin U-17 tahun berikutnya.

Baca juga: Delapan Desa di Pengaron Tenggelam, Air Sentuh Atap Rumah, Warga Dievakuasi

Sebagai informasi, pada babak awal penyisihan grup Piala Soeratin U-17 2021/2022 Zona Kalsel, tim Persebaru berhasil melibas semua lawannya dengan skor yang cukup fantastis. Menang 5-0 melawan Kotabaru FC, 6-0 melawan Persetab Tabalong dan 3-1 skor akhir kemenangan melawan Peseban Banjarmasin.

Hasil itu membuat Pesebaru dipastikan mengatongi tiket ke babak semi final. Sayangnya atas keputusan Asprov PSSI Kalsel terbaru ini, justru menghantar Kotabaru FC sebagai juara grup A diikuti Peseban sebagai runner up. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : bie


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->