kriminal banjarbaru
Pengeroyokan di Outlet Ramen, Dua Pramusaji Masuk Sel Polsek Banjarbaru Utara
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dua pelaku pengeroyokan meringkuk di sel tahanan Polsek Banjarbaru Utara setelah keributan di lokasi pusat perbelanjaan di Banjarbaru pada Senin (3/11/2025) lalu.
Dua lelaki berinisial F (20) dan Z (22) dilaporkan melakukan pengeroyokan terhadap Faisal (20), tepatnya terjadi di salah satu outlet Makanan jepang sekitar pukul 19.40 Wita.
Kapolsek Banjarbaru Utara, Kompol Heru Setiawan mengatakan, awal mula kejadian Faisal yang bekerja di Outlet Ramen 1 Qmall Banjarbaru menghubungi salah satu pelaku berinisial F.
Baca juga: Paralimpian Tolak Lempar dan Lari Banjarbaru Pede Tatap Peparprov Kalsel V 2025
“Saat dihubungi tersangka F menjawab jika dirinya baru bangun dan sedang berada di mess,” ujar Kapolsek Banjarbaru Utara, Kompol Heru Setiawan, Selasa (11/11/2025).
Selang beberapa waktu setelah ditelpon Faisal, pelaku F tiba-tiba datang dengan emosi meluap sambil mencengkram kerah baju Faisal.
“Tersangka F sempat memukul Fais di bagian muka, hingga mengenai mata sebelah kanan,” sebut Kapolsek Banjarbaru.
Tak disangka, aksi luapan emosi F dibantu oleh Z yang ikut menendang Faisal sampai mengenai bagian bibir.
Baca juga: Diminati Investor, Hotel Batung Batulis Banjarbaru Bakal Dikelola Pihak Ketiga
“Z turut menendang korban, hingga mengenai bagian bibir, akibatnya bibir pelapor pecah dan mengeluarkan darah,” jelasnya.
Peristiwa kekerasan fisik itu akhirnya dapat diredam orang-orang di sekitar dan Faisal memilih melaporkan kejadian ke Polsek Banjarbaru Utara.
Di hadapan polisi, F mengakui telah melakukan pemukulan terhadap Faisal karena merasa kesal dengan disuruh datang ke outlet.
“F mengaku kesal karena baru saja istirahat, tetapi disuruh kembali ke outlet,” ungkap Kompol Heru.
Sementara Z yang turut membantu dalam pengeroyokan ini mengaku inut menendang alasan membantu temannya.
Atas peristiwa itu, kedua pekerja pramusaji outlet Ramen di Q Mall Banjarbaru terancam pidana penjara maksimal lima tahun enam bulan sesuai dengan yang termaksud dalam Pasal 170 KUHP. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluAksi Kamisan Banjarbaru Soroti Ulah Aparat Polisi Rampas Nyawa Warga
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluRencana Bangun Pelabuhan Mekar Putih di Jalur Pelayaran Internasional
-
HEADLINE3 hari yang laluBangun Konektivitas Trans Banjarbakula dengan Layanan Feeder di Kalsel
-
Lifestyle3 hari yang laluTalitha Fatimah Rahma Wakil Kalsel Ajang Putri Indonesia 2026
-
kampus3 hari yang lalu“Reset Indonesia” Mengungkap Akar Masalah Indonesia, Buka Nalar Kritis
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluSejarah Hari LSM Sedunia 27 Februari

