HEADLINE
November Proyek Jembatan A Yani Km 31,5 Selesai, Wali Kota Banjarbaru Cek Lapangan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pertemuan warga terdampak pembangunan proyek perbaikan jembatan Sei Ulin Jalan A Yani Kilometer 31,5 Banjarbaru dan pihak kontraktor dihadiri Wali Kota Banjarbaru, Lisa Halaby, Selasa (12/8/2025) siang.
Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby datang meninjau langsung proyek perbaikan jembatan yang diprotes warga sekitar yang mengalami kesulitan akses jalan.
Didampingi Kepala Dinas PUPR Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari dan sejumlah pejabat eselon III Dinas PUPR Banjarbaru, Wali Kota Lisa ingin memastikan pekerjaan jembatan dapat selesai tepat waktu.
“Proyek ini harus cepat pengerjaannya, karena beberapa faktor dan cuaca mendukung,” ujar Wali Kota Banjarbaru, Selasa (12/8/2025) siang.
Baca juga: Cek Pasar Ulin Raya, Komisi II DPRD Banjarbaru Dapati Banyak Masalah
Lisa Halaby singgung soal dampak pembangunan proyek yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) ini.
Wali Kota Banjarbaru mengatakan, ada kesepakatan antara warga terdampak dengan BPJN Kalsel, seperti prioritas untuk toko karpet dan klinik yang berdekatan lokasi proyek.
“Sudah ada pendekatan dan kesepakatan teknis,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Banjarbaru, sambung Lisa, mencoba melakukan pendekatan kepada warga terdampak sesuai dengan kewenangan.
“Bagaimana nantinya Pemerintah Kota Banjarbaru bisa hadir, bersama dengan camat,” kata Lisa.
Baca juga: Kunjungi Pemkab Banjar, Ini yang Disampaikan Manajer PPIU Kalsel

Koordinator Lapangan Proyek Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin. Foto: wanda
Koordinator Lapangan Perbaikan Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin mengatakan, progres pembangunan jembatan kepada Wali Kota Lisa Halaby akan berakhir pada Desember 2025.
“Kita sampaikan dalam pembangunan ini kontrak berakhir pada Desember 2025,tetapi kita sudah janji selesai November awal sampai pertengahan November 2025,” ujar Bustanul Ariffin.
“Itu yang masih kita pegang (janjinya), di luar itu kita coba untuk meyakinkan supaya November itu sudah selesai,” tambahnya.
Baca juga: Mahasiswa Peternakan ULM Sulap Limbah Jagung Jadi Pakan Ternak Silase
Progres pembangunan bulan Agustus direncanakan sudah 47 persen, namun dalam realisasi pihaknya telah melakukan pembangunan dengan progres 60 persen.
“Kita terus push, di lokasi yang mau dikerjakan ini pekerjaan gelagar utama. Insyaallah akan cepat selesai menunggu material datang,” harap Bustanul.
Baca juga: 12 Agustus Hari UMKM Nasional

Masih kata Bustanul, kepada Wali Kota Banjarbaru disampaikan tiga masalah yang menjadi dampak pembangunan proyek ini, yaitu teknis, sosial, dan ekonomi.
Persoalan teknis sudah ada kesepakatan, namun warga minta gambaran desain akses. Adapun permasalahan sosial, dimana warga bersepakat agar Jalan Kartika yang menjadi jalur alternatif hanya diberlakukan satu arah.
“Warga bersepakat dengan hal itu. Sekarang tinggal bagaimana menjaga kondisi dan warga lain menaati aturan ini,” tegasnya.
Tinggal masalah dampak ekonomi, pihak proyek kembali akan duduk bersama dengan warga untuk membicarakan kesepakatan, pada Kamis akan datang. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluRudy Ariffin Gubernur Kalsel 2005-2010 dan 2010-2015 Wafat
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluLantik 23 Pembakal, Bupati Banjar Minta Pembakal Rangkul Semua Pihak
-
HEADLINE2 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluBPBD Kalsel: 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terbakar 16.539,65 Hektare
-
HEADLINE12 jam yang laluPrakiraan BMKG: Cuaca Kalsel Sepekan Ada Potensi Hujan Ringan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPerbaiki Atap Bangunan, Seorang Pekerja di Sungai Sipai Tersetrum


