ADV BARITO KUALA
Menteri Pertanian, Pimpin Panen Raya di Barito Kuala
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, memimpin panen raya padi sekaligus meluncurkan program tanam 1.000 hektare per kabupaten di Kalimantan Selatan.
Acara tersebut diadakan di Kabupaten Barito Kuala sebagai langkah strategis untuk menghadapi dampak perubahan iklim, terutama kemarau panjang akibat El Nino.
Dalam sambutannya, Menteri Pertanian menyatakan bahwa pertanian memiliki peran krusial dalam memperbaiki, membahagiakan, dan mensejahterakan kehidupan manusia.
Ia menekankan pentingnya pertanian di Barito Kuala untuk semakin maju meskipun dihadapkan pada dampak perubahan iklim.
Menteri Pertanian mengajak pemerintah daerah dan petani setempat untuk mandiri dalam membangun pertanian, terutama mengingat keterbatasan dana APBN untuk sektor pertanian.
Syahrul Yasin Limpo juga menyoroti cara mengantisipasi kemarau panjang dan dampak ekstrimnya. Ia mengusulkan percepatan tanam dengan melakukan tiga kali tanam setahun dan menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) untuk habis panen langsung tanam.
Hal ini diharapkan dapat mengurangi kerugian panen dan meningkatkan produksi.
Dalam rangka memperkuat stok beras nasional, Menteri Pertanian menekankan pentingnya menambah luas lahan pertanian.
Barito Kuala diminta untuk menggarap lahan seluas 3.000 hektare sebagai bagian dari upaya mencapai target produksi beras nasional. Pemerintah menyediakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani yang dapat digunakan untuk alat mesin pertanian dan sarana produksi lainnya.
Penjabat Bupati Barito Kuala, Mujiyat, mengakui bahwa pertanian di daerahnya membutuhkan bantuan pompanisasi dan pipanisasi yang memadai dalam menghadapi dampak El Nino.
Meskipun Kabupaten Barito Kuala mengalami banjir sejak pandemi COVID-19, panen padi tetap berlanjut hingga bulan Mei.
Sebagai dukungan langsung, Menteri Pertanian menyerahkan bantuan sebesar Rp3,82 miliar kepada Kabupaten Barito Kuala dalam kegiatan pencanangan tanam 1.000 hektare per kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional.(www.kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : KK
Editor : KK
-
HEADLINE6 jam yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE11 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE3 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
HEADLINE7 jam yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru


