Kesehatan
Mengenal Bantuan Dasar Hidup Beserta Prosedur Penanganan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bantuan Dasar Hidup atau dikenal dengan BHD adalah pertolongan yang dilakukan bagi seseorang yang mengalami henti napas dan henti jantung.
Dalam sosialisasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang digelar Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin, Kamis (16/10/2025) siang, BHD menjadi materi utama yang dipelajari serta dipraktekkan.
Koordinator Instalasi Gawat Darurat (IGD) Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin, Johansyah menyebut, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika hendak melakukan BHD.
Baca juga: Penting! P3K di Jalan Raya Bagi Relawan Damkar dan Emergency
Pertama adalah danger yaitu aman diri, aman lingkungan, serta aman pasien dari bahaya.
Kedua adalah cek respon. Jika pasien tidak merespon segera hubungi bantuan emergency.
Ketiga adalah cek nadi dan napas selama kurang lebih 10 detik. Jika tidak ada lakukan kompresi dan tekan sebanyak 30 kali.
Baca juga: Menu MBG di SDN 1 Loktabat Utara Didapati Basi, Pernah Sebelumnya Terjadi
“Pastikan kompresi itu kembali sempurna dan dilakukan di tempat yang kering tanpa air dan bebatuan,” ungkap Johansyah.
Keempat adalah memberikan napas buatan dengan bantuan alat, jadi hindari mulut ke mulut karena beresiko tinggi menularkan penyakit.
“Kita tetap boleh mengasih nafas dengan alat bantuan, tapi kalau mulut ke mulut itu kita tidak rekomendasikan karena berbahaya bagi penolong,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Melantik 13 Pejabat, Bakal Ada Lagi Mutasi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluPolres HSU Bersama Mahasiswa Bagi-bagikan Masker
-
PLN UIP3B KALIMANTAN3 hari yang laluPLN ULTG Batulicin Turun Langsung Menjaga Aset Transmisi dari Karhutla
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluKekeringan Puncak Kemarau Panjang, Pemko Banjarbaru Kirim Air Bersih ke Sungai Tiung
-
Bisnis3 hari yang laluNikmati Jus Boost dengan BRI Kartu Kredit Lebih Hemat 25%
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKemensos RI Berikan Bantuan Atensi Rp582 Juta kepada Warga Kapuas


