Kabupaten Kapuas
Pemkab Kapuas Rapat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kementerian PU
KANALKALIMANTAN JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyampaikan komitmen dan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dengan melaksanakan rapat konsultasi dalam rangka rencana pembangunan SR Kabupaten Kapuas bersama Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Pemkab Kapuas menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat melalui penyediaan lahan serta pemenuhan berbagai persyaratan administrasi dan teknis yang diperlukan.
Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menyampaikan beberapa poin utama diantaranya dukungan khususnya dalam penyediaan infrastruktur, penyiapan lahan, akses jalan, serta kelengkapan administrasi dan sertifikasi tanah.
“Dua alternatif lokasi pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menyiapkan dua alternatif kawasan yang berpotensi menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, yaitu Desa Batuah, Kecamatan Basarang dan Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir,” ungkapnya.
Baca juga: Pemkab Kapuas Susun RPB Peta Risiko Ancaman Bencana
Kedua lokasi tersebut dipersiapkan sebagai alternatif untuk mendukung percepatan pembangunan SR dengan mempertimbangkan kondisi lahan, aksesibilitas, dan kesiapan infrastruktur.
“Terkait kesiapan lahan salah satu alternatif lokasi memiliki luas lahan sekitar 40 hektare, berjarak kurang lebih lima menit dari pusat kota. Lahan tersebut merupakan aset pemerintah daerah dan telah dipersiapkan dari sisi administrasi serta sertifikasi,” jelasnya.
Kemudian dukungan akses dan infrastruktur lokasi yang disiapkan memiliki akses jalan yang memadai, dapat dilalui kendaraan berat, serta didukung keberadaan jembatan. Pemerintah daerah juga merencanakan peningkatan akses jalan untuk menunjang pembangunan.
Bupati menambahkan Penganggaran dan Pematangan Lahan Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar melalui APBD Perubahan untuk mendukung pekerjaan pematangan lahan dan peningkatan akses jalan.
Baca juga: Cek Kelayakan SPPG, Pemkab Kapuas Periksa 13 Dapur MBG
Bupati Wiyatno juga menyampaikan harapan percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan mengingat kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan masih cukup besar. Pemkab Kapuas menyatakan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan tambahan apabila terdapat persyaratan yang perlu dilengkapi.
Untuk pembahasan teknis dan desain dalam rapat turut membahas kondisi dan karakteristik lahan, potensi risiko pembangunan, kesiapan infrastruktur, serta pengenalan desain Sekolah Rakyat tahap III.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan kesiapan mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dengan menyiapkan dua alternatif lokasi, yakni Desa Batuah, Kecamatan Basarang dan Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir. Dukungan tersebut mencakup penyediaan lahan, infrastruktur, penganggaran, serta pemenuhan persyaratan administrasi agar pembangunan dapat segera direalisasikan demi memperluas akses pendidikan bagi Masyarakat,” tutup Wiyatno.
Turut hadir mendampingi Bupati Kapuas, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai, Kepala Dinas Sosial, Karolinae, Kepala Dinas Kesehatan, dr Agus Waluyo, Kepala DPMPTSP, Teguh Yunianto, dan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Heni. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluTiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter di Tanjung Puting
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluCek Kelayakan SPPG, Pemkab Kapuas Periksa 13 Dapur MBG
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBPBD Balangan Perpanjang Status Siaga Karhutla
-
Bisnis1 hari yang laluCerahkan Petani Kalsel, Harga Karet Kering 100 Persen Tembus Rp44.467/Kg
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Susun RPB Peta Risiko Ancaman Bencana
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang lalu5 November Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional “Menjaga Keseimbangan Ekosistem”



