Kabupaten Banjar
Mengejar Indonesia Digital 2024, Talenta Digital di Kabupaten Banjar Ikuti Program Sertifikasi Profesi
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Banjarmasin menggelar program
Kegiatan diikuti 60 peserta dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dibuka Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar HM Aidil Basith.
Kepala DKISP Banjar HM Aidil Basith mewakili Bupati Banjar sangat mengapreasiasi kegiatan yang diprakarsai Kementerian Kominfo RI yang digelar selama lima hari.
Pelatihan diikuti para lulusan SLTA kejuruan, D3 dan D4 ini sesuai dengan program pemerintah tahun 2024 tentang digital. Ia berharap kepada semua peserta untuk bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena tidak semua orang bisa untuk mengikutinya.
Baca juga: Temuan Jasad di Kamar Kos, Korban Dihabisi, Mobil dan Hp Dicuri
“Kawan-kawan akan dapat mendapatkan sertifikat karena ada ujian, kita berharap peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat, akan tapi juga menguasi ilmu yang diberikan untuk dimanfaatkan,” ujarnya.
Firda Z Abraham, Koordinator Pengembangan SDM dari Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Banjarmasin mengatakan, pelatihan ini digelar untuk mewujudkan 600 ribu talenta digital di Indonesia mewujudkan Indonesia Digital tahun 2024.
“Tahun 2024 diharapkan seluruh elemen di Indonesia, termasuk pemerintahan, ekonomi, infrastruktur dan SDM semuanya sudah digital,” ujarnya.
Dikatakannya, kegiatan ini merupakan sertifikasi profesi, dimana setiap peserta akan tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Berkompeten di bidang masing-masing, seperti junior network administrator, junior mobile programmer dan junior graphic designer.
Di tahun 2021 pelatihan ini digelar di 59 kota se Indonesia, untuk Kalimantan Selatan digelar di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tabalong.
Salah seorang peserta Sri Rahayu mengaku sangat tertarik sekali mengikuti pelatihan ini karena bisa menambah pengetahuannya yang suatu saat pasti diperlukan.
“Saya ambil graphic designer pasti terpakai untuk editing, sebelumnya saya mengajar di lembaga pelatihan kursus komputer, kadang terkendala tidak mempunyai sertifikat teknis yang bisa membikin masalah, terkadang teknis itu yang diperlukan,” ungkapnya. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar/yuda)
Reporter : yuda
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru3 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
HEADLINE2 hari yang laluCatatan Banjir Kalsel 2025 : 94 Ribu Rumah Terendam, 450 Rumah Rusak
-
Kalimantan Timur23 jam yang lalu9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
-
Olahraga2 hari yang laluProgram Pembinaan dan Pemberian Insentif Berkelanjutan Atlet dan Pelatih

