Connect with us

Bisnis

Mengangkat Kuliner Lokal Bersama UMKM, Kalsel Food Festival II Digelar

Diterbitkan

pada

Kalsel Food Festival Jilid II di lapangan Murjani Banjarbaru. Foto : rico

BANJARBARU, Kalsel Food Festival kembali digelar untuk kali kedua di tahun 2019 ini. Event wisata kuliner ini berlangsung di lapangan Murjani, Banjarbaru, mengangkat kuliner khususnya makanan khas lokal Kalsel berlangsung lima hari, 4-8 Oktober.

Acara ini secara resmi dibuka Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemprov Kalsel Fathurrahman. Dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Faakultas Pertanian ULM Taufik Hidayat, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Faperta ULM Muhammad Fauzi, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Banjarbaru, Hidayaturrahman.

Resmi dibukanya Kalsel Food Festival jilid II, Jumat (4/10) sore, menjadi magnet bagi masyarakat untuk datang dan mencicipi makanan khas lokal. Dari pantauan Kanalkalimantan, terlihat pengunjungnya sendiri tidak hanya orang dewasa, namun juga anak-anak muda milenial.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi dari Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (Himasep) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan event organizer Creative Nation Indonesia (CNI).

Panitia acara dari Creative Nation Indonesia, Ria Noor Manita SP MS mengatkan, ada yang berbeda jika dibandingkan dengan Kalsel Food Festival yang pertama pada bulan Maret lalu. Terlihat antusias masyarakat lebih tinggi dan lebih ramai, karena kali ini karena selain acara EO juga ada peran mahasiswa.

“Selain acara food, juga ada acara hiburan yang ditampilkan band lokal dangdut, juga ada dari rekan himpunan mahasiswa, termasuk teater, serta beberapa undangan dari anak SMK,” katanya.

Tidak hanya itu, berbagai kompetisi turut memeriahkan acara ini baik itu Cooking Competion yang dinilai langsung oleh Chef Agus Sasirangan, Lombo Foto, dan Eating Competion.

Ditambahkan Ria, selain gelaran yang kedua di tahun 2019, acara ini juga sekaligus puncak dari Ulang tahun Himasep ULM yang ke 34.

“Kalsel Food Festival jilid II ini menyediakan hampir 100 tenda yang menyajikan makanan kekinian dan tradisional. Semua kita kumpulkan di sini,” kata Ria.

Sementara itu, apresiasi turut disampaikan Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fathurrahman mengatakan, Kalsel Food Festival ini harus didukung untuk mempromosikan dan mengkampanyekan kuliner khas Kalsel.

“Harapannya, pertama semua pelaku usaha memperbaiki kualitas tampilan citarasa makannya, yang paling penting adalah harus cinta makanan lokal. Dengan adanya festival ini promosi makanan lokal dan tradisional bisa semakin meningkat,” katanya.

Senada dengan Fathurrahman, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Faperta ULM, Muhammad Fauzi, mengatakan lewat acara yang bertemankan kuliner ini dapat menjadi wisata hingga pendongkrak sektor pertanian.

“Pertanian tidak berbicara beras saja tapi pengelolaannya. Secara umum kegiatan ini dapat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi UMKM. Festival ini jawaban dari semuanya termasuk peningkatan pertanian dan makanan tradisional,” kata Fauzi. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca
Advertisement
-->