Kabupaten Hulu Sungai Utara
Kualitas Udara Memburuk, IDI HSU Beri Edukasi dan Bagikan Masker
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Menghadapi kualitas udara buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar aksi bakti sosial dan penyuluhan kesehatan di SMPN 4 Amuntai, Selasa (1/9/2026) siang.
Langkah ini bertujuan melindungi masyarakat terutama kelompok pelajar dari dampak buruk kabut asap. Dalam kegiatan tersebut, para dokter memberikan sosialisasi mendalam mengenai bahaya serta dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan asap.
Selain memberikan edukasi kepada puluhan pelajar, IDI HSU juga membagikan masker gratis. Bantuan perlindungan diri tersebut juga disalurkan ke berbagai fasilitas kesehatan, meliputi Puskesmas dan rumah sakit di wilayah HSU.

Baca juga : Sekda Kapuas Pimpin Rapat Pengambilan Keputusan Permohonan Penerbitan KKPR
Ketua IDI HSU, dr Yenny Kusuma Dewi, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab moral dan keprofesian para dokter melihat kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.
“Kami merasa terpanggil untuk bertindak mengingat penurunan kualitas udara yang terjadi. Ini waktu yang tepat bagi kami hadir guna melindungi dan mengantisipasi risiko kesehatan akibat karhutla di tengah masyarakat,” tegas dr Yenny.
Dia menambahkan, seluruh anggota IDI HSU ikut memperkuat kesiapsiagaan di setiap titik pelayanan kesehatan merespons warga yang mengalami gangguan pernapasan maupun keluhan lain akibat asap.
Baca juga : Udara Kian Buruk, Pemkab HSU Atur Jam Kerja ASN dan Masuk Sekolah
Kegiatan strategis ini mendapat apresiasi dari Bupati HSU H Sahrujani, yang hadir memantau jalannya acara didampingi pengurus IDI, dokter umum, maupun spesialis, serta bertatap muka dengan guru dan pelajar.
Bupati Sahrujani menekankan peran sentral tenaga kesehatan sebagai garda terdepan pertahanan masyarakat di masa sulit.
Baca juga : Personel DPKP Banjar Berjibaku Padamkan Karhutla Dekati Permukiman di Pemajatan
“Kepedulian terhadap kondisi saat ini menjadi kewajiban kita semua, terlebih lagi bagi anggota IDI. Di luar tugas rutin, tanggung jawab ini melekat pada gelar yang disandang. Situasi ini menuntut kehadiran dokter maupun tenaga medis untuk melayani dan membaktikan keahlian secara tulus demi warga HSU,” kata Bupati Sahrujani.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan komitmen kesiapan penuh dari IDI diharapkan mampu menekan risiko penyakit, melindungi kelompok rentan khususnya anak-anak, serta menjaga derajat kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan musim kemarau dan asap dari kebakaran. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLantai Pasar Bauntung Kotor dan Becek Dibenahi
-
HEADLINE2 hari yang laluRudy Ariffin Gubernur Kalsel 2005-2010 dan 2010-2015 Wafat
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemdes Tumbang Mangkutup Terima Bantuan Peralatan Penaggulangan Karhutla
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluDrainase di Banjarbaru Ciptakan Lingkungan Aman Nyaman
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluData BPBD Kabupaten Banjar 1.192 Hektare Lahan Terdampak Karhutla
-
HEADLINE2 hari yang laluBPBD Kalsel: 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terbakar 16.539,65 Hektare


