HEADLINE
KPK Soroti E-Katalog Pasca OTT di Kalsel
Berubah Jadi Penunjukan Langsung Secara Elektronik
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti sistem e-katalog pasca operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel). OTT ini diketahui merupakan dugaan suap terkait pengerjaan proyek di lingkungan Pemprov Kalsel.
Dari hasil OTT ini, KPK menetapkan tujuh orang sebagai tersangka, yakni Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (SHB) alias Paman Birin, Kadis PUPR Kalsel Ahmad Solhan (SOL), Kabid Cipta Karya sekaligus PPK Yulianti Erlynah (YUL), ppengepul uang fee Ahmad (AMD), Plt Kepala Bagian Rumah Tangga Gubernur Kalsel Agustya Febry Andrean (FEB), swasta Sugeng Wahyudi (YUD), swasta Andi Susanto (AND).
Padahal di lain sisi, proyek yang diduga ada suap di baliknya sudah menggunakan sistem e-katalog. KPK memandang sistem tersebut kini justru menjadi penunjukan langsung.
“Faktanya kita cermati, e-katalog saat ini seperti kembali berubah menjadi penunjukan langsung secara elektronik,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Rabu (9/10/2024).
Baca juga: Jadi Tersangka Belum Ditahan, Paman Birin Dicegah ke Luar Negeri
Ghufron menerangkan, penunjukan langsung seharusnya dapat dijalankan pada proyek yang nilainya di bawah Rp200 juta. Hanya saja, dia menyoroti fenomena saat ini yang ditemukan pihaknya.
“Jadi dulu ada Rp200 (juta) ke bawah PL, di atas itu bisa tender. Namun, dengan kemudian e-katalog, seakan-akan e-katalog ini adalah membubarkan leveling nilai, kembali saat ini menjadi seakan-akan e-katalog ya penunjukan langsung, cuma menggunakan media elektronik,” ujar Ghufron.
Ghufron mengungkapkan, KPK mencermati fenomena tersebut di sejumlah daerah lainnya. Dia pun memastikan pihaknya akan membahas bersama pihak terkait lainnya untuk melakukan evaluasi.
“Ini yang kita cermati dan ini di beberapa daerah, e-katalog berubah seperti ini semua, menjadi seakan-akan upaya pengadaan barang dan jasa melalui penunjukan tetapi semuanya dielektronik,” ungkap Ghufron.
Baca juga: Pemkab HSU Dorong Peningkatkan Kedisipinan dan Profesionalisme ASN
“Ini yang kita akan kemudian berdiskusi dan membahasnya bersama dengan LKPP untuk kemudian mengevaluasinya,” pungkasnya. (Kanalkalimantan/Beritasatu.com/kk)
Editor: kk
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
Kabupaten Banjar2 hari yang lalu2 Pelajar Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP Se-Kalimantan Selatan
-
HEADLINE2 hari yang laluVonis 12 Tahun ‘Penjagal’ Mahasiswi ULM, Lebih Ringan dari Tuntutan
-
HEADLINE2 hari yang laluSolar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Sesuaikan Jam Kerja Kantor Pelayanan, Ini Penjelasannya
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDirjen Bina Marga Kementerian PU Monitoring Jembatan Pulaulaut





