DISHUT PROV KALSEL
KPH Tabalong Dampingi BPSKL Sosialisasikan Pengembangan Agroforestry
BANJARBARU, Materi berupa pengembangan agroforestry yang disampaikan staf Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dan Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang berada di bawah pengawasan RPH Jaro disimak dan diperhatikan dengan seksama oleh seluruh peserta yang berhadir.
Kadishut Prov Kalsel DR. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut, MP mengatakan, sosialisasi mengenai pengembangan Agroforestry di areal izin perhutanan sosial tersebut difasilitasi oleh BPSKL Kalimantan dengan didampingi KRPH Jaro serta staf KPH Tabalong. BPSKL sebagai fasilitator akan memberikan bantuan hibah berupa dana yang bersumber dari APBN untuk pengembangan usaha produktif pembelian bibit tanaman dan sarana produktif lainnya.
“Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan mampu membangkitkan gairah masyarakat sekitar hutan untuk mengembangkan agroforestry di wilayahnya. Sehingga berdampak pula pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,†harapnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di balai Desa Garagata Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong juga tak lepas dari arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan. Hadir pada pertemuan tersebut 1 LPHD dan 4 HKm yaitu yang tiap HKm diwakili 5 orang perwakilan.
“Hkm yang berhadir diantaranya HKm Jaro Panca Warga, HKm Rangkang 2 Purui, HKm Mampali Hijau Nalui dan HKm Garagata Bunga Sari serta turut berhadir Kades Garagata,†katanya.(rendy)
Editor : Chell
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluStadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
Kabupaten Balangan3 hari yang lalu“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluBanjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri


