HEADLINE
Kenakan Rompi Orange, Dua Tersangka Kasus Korupsi 30 iPad DPRD Banjarbaru Ditahan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Mengenakan rompi orange, dua tersangka dugaan korupsi pengadaan komputer tablet iPad di DPRD Kota Banjarbaru resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, Senin (17/1/2021).
Dua tersangka dugaan korupsi pengadan iPad adalah AY, Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) di DPRD Kota Banjarbaru dan AS dari pihak swasta sebagai rekanan penyedia barang.
“Mereka (AY dan AS) tiba di Kejaksaan Negeri Banjarbaru hari ini, setelah berkas perkara kami nyatakan lengkap atau P-21 pada 13 Januari 2022 lalu,” ucap Kepala Seksi Intelijen Kejari Banjarbaru, Nala Arjhunto, Senin (17/1/2021).
Keduanya disangka melakukan tindak pidana korupsi, setelah dilakukan penyelidikan yang mendalam. Dimana modus penyelewengan, membayar lunas barang sebelum barang diterima.

Baca juga : Pemkab Kapuas Persiapkan Laporan ke BPK RI
Ternyata spesifikasi 30 unit iPad yang diterima, berbeda dengan di dalam kontrak yang sudah ditandatangani.
Potensi kerugian negara yang dimanfaatkan oleh kedua tersangka tersebut berkisar senilai Rp500 juta.
Barang bukti yang turut diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Banjarbaru berupa 30 iPad, 49 dokumen, uang Rp 115 juta ang berhasil ydisita oleh tim penyidik dalam tahan penyidikan.
Potensi kerugian keuangan negara dalam perkara ini sebesar Rp 521.154.545 berdasarkan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan (Nomor : SR-299/PW16/5/2021 tanggal 27 Oktober 2021. (kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluDua Putra-Putri Terbaik Kalsel Ikuti Pelatihan Paskibraka Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Banjar Jadi Responden Perdana
-
Olahraga3 hari yang laluMusprov Luar Biasa Kormi Kalsel Digelar
-
DPRD KAPUAS2 hari yang laluAnggota DPRD Kapuas Dorong Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Mendorong Penanganan Kawasan Kumuh
-
HEADLINE3 hari yang laluPuncak Kemarau di Kalsel Diprediksi Terjadi Agustus – September


