Connect with us

Kabupaten Kapuas

Kedatangan 30 Mahasiswa KKN PPM UGM Yogyakarta, Ini Kata Bupati Ben Brahim

Diterbitkan

pada

Kegiatan studi KKN PPM UGM Yogyakarta di Kabupaten Kapuas. Foto: ags

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat memberikan apresiasi atas kunjungan rombongan mahasiswa UGM Yogyakarta ke Kabupaten Kapuas.

Apresiasi kunjungan 30 orang terdiri dari laki-laki dan perempuan ke Kabupaten Kapuas, dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM UGM Yogyakarta di daerah pedesaan.

Bupati Kapuas menyambut baik kedatangan rombongan mahasiswa dari salah satu universitas terkemuka di Indonesia ke Kabupaten Kapuas, karena merupakan sebuah kunjungan yang dapat memberikan kontribusi terhadap daerah.

Menurut Bupati Kapuas kegiatan studi KKN PPM UGM Yogyakarta ini, tidak hanya kegiatan formalitas almamater. Namun, tentunya akan banyak ilmu pengetahuan yang bisa mereka transfer ke masyarakat di Kabupaten Kapuas khususnya warga yang tinggal di pedesaan.



 

Baca juga : Kisah Soufi Assegaf Pasang Internet Koin di Kampungnya, Uang Koin Rp 500 Dipakai 30 Menit

“Ini sebuah momentum yang dapat pemerintah daerah manfaatkan membantu masyarakat di pedesaan. Karena tempat KKN mereka adalah di desa-desa,” kata Ben Brahim, Senin (27/6/2022).

Ben Brahim menambahkan, hal positif yang dapat diambil dari kegiatan KKN ini, akan banyak ilmu yang dapat ditransfer ke masyarakat. Misal, sektor pendidikan serta kegiatan penelitian seperti over teknologi di antaranya bagaimana cara pembuatan pupuk organik dan sebagainya.

Maka dari itu, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, pemerintah daerah Kapuas melalui pemerintah desa membantu menyiapkan fasilitas kesehatan, penginapan dan konsumsi selama berlangsung kegiatan studi KKN PPM UGM Yogyakarta.

“Selama mereka di sana pemerintah akan mem-backup,” jelas Bupati Kapuas.

 

Baca juga  : DPRD Kapuas Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

Disinggung soal plus minus kunjungan ini, masih menurut Ben Brahim, pemerintah daerah akan menindak lanjuti apabila ada hasil studi yang perlu ditindak lanjuti.

“Apapun hasilnya terbaik akan kami tindak lanjuti. Karena selain di kampung, mereka akan menerapkan secara praktek di lapangan. Jangan sampai kegiatan KKN PPM UGM ini tidak ada apa-apanya. Kita harapkan ada hasilnya. Harus ada dampak positifnya terhadap masyarakat kita,” harap Ben Brahim. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->