Connect with us

HEADLINE

Ini Kasus yang Sebabkan Pria Ditembak Mati Polisi di Amuntai

Diterbitkan

pada

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK MH tunjukan senjata api rakitan saat menggelar konferensi pers di hadapan awak media, Senin (22/2/2021) siang. Foto: dew
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pria yang ditembak mati polisi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), ternyata sudah lama menjadi DPO tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur.

SA (45), diberi tiga butir timah polisi, Senin (22/2/2021) dini hari, setelah terjadi aksi tembak menembak dengan anggota Jatanras Sat Reskrim Polres HSU. Warga Desa Sungai Turak Dalam, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten HSU itu, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

SA dilaporkan karena kasus pencabulan anak di bawah umur terhadap M, warga Desa Panawakan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten HSU.

Informasi yang diperoleh Kanalkalimantan.com dari keterangan polisi, korban M sempat dilarikan SA ke Samarinda, Kalimantan Timur pada Juli 2019, kemudian dikembalikan kepada orangtuanya pada November 2019.



 

Belakangan tersangka SA tiba-tiba muncul menemui korban di rumah untuk dibawa kembali. Namun orangtua korban melarang dan akhirnya meminta bantuan polisi, ketika SA datang ke rumah orangtua korban.

Kumunculan SA di rumah korban M pada Minggu (22/2/2022) pukul 21.30 Wita, dilaporkan ke polisi oleh orangtua M melalui tetangga. Tersangka SA datang ke rumah korban datang melakukan penyenderaan terhadap M yang pernah dibawa lari.

Saat ke rumah korban, SA membawa dua senjata api (senpi) rakitan, jenis pistol dan jenis laras panjang rakitan yang diselempangkan di bagian dada depan.

Tersangka sempat bersikeras untuk membawa korban dengan alasan sudah menjadikannya sebagai istri kedua.

Pada saat negosiasi itulah, tersangka meminta sepeda motor. Namun kemudian, tersangka malah menembak ke arah anggota polisi.

Drama penyanderaan berujung aksi tembak menembak itu sempat berlangsung alot, hingga memakan waktu sekitar 4 jam lebih.

Penyanderaan sendiri terjadi pada Minggu (21/2/2021) malam sekitar pukul 21.30 Wita, hingga Senin (22/2/2021) pukul 03.00 Wita di dalam rumah korban M, Desa Panawakan RT 3, Kecamatan Amuntai Utara.

“Pelaku sempat diajak negosiasi sekitar 4 jam lebih, namun saat anggota Sat Reskrim melakukan tembakan peringatan ke atas tiga kali, malah dibalas tembakan oleh pelaku (SA) satu kali,” terang Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK MH didampingi Wakapolres dan Kasatreskrim saat menggelar konferensi pers di hadapan awak media, Senin (22/2/2021) siang.

Dari tangan tersangka SA polisi akhirnya menyita barang bukti 1 pucuk pistol jenis walther ppk kal 22 yang bertuliskan huruf arab, warna silver dengan gagang kayu warna coklat lengkap dengan magazine yang terisi 7 butir peluru kal 9×19 mm.

Satu pucuk senjata rakitan laras panjang yang bertuliskan ‘panji hitam halipah’ berwarna silver lengkap dengan magazine yg berisikan peluru 6 butir kal 9×19 mm dan 1 butir diluar magazine.

Satu kotak peluru kal 9x19mm merk parabellum isi 35 butir dan 65 butir peluru kal 9x19mm yang dimuat dalam tas selempang. “Total ada 114 butir peluru yang disita,” sebut Kapolres HSU.

Selain menyita dua pucuk senpi rakitan beserta 114 butir peluru, polisi juga menyita dua bilah senjata tajam jenis belati, jimat beserta beberapa barang bukti lainnya, termasuk handphone milik tersangka.

Sekadar diketahui, SA sudah pernah dilaporkan orangtua korban M ke polisi pada 2 Februari 2020 silam, terkait kasus pencabulan anak di bawah umur dan membawa korban tanpa persetujuan orangtuanya. (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

HEADLINE

Wali Kota Aditya Tak Muncul di Rapat Paripurna Perdana

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ketua DPRD: Hal Yang Lumrah


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Wali Kota Wartono menyampaikan pidato pada rapat paripurna di DPRD Banjarbaru, Senin (1/3/2021). Foto: Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – DPRD Banjarbaru menggelar rapat paripurna perdana bagi Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, Senin (1/3/2021) siang.

Dalam agenda rapat paripuna tersebut, kedua kepala daerah yang baru saja dilantik itu, akan menyampaikan pidato di hadapan para anggota legislatif DPRD Banjarbaru.

Sayangnya, dalam momen ini Wali Kota Banjarbaru Aditya tak muncul alias absen hadir di hadapan wakil rakyat. Kabarnya, ketidakhadiran Wali Kota Aditya harus memenuhi undangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta. Walhasil pidato kepala daerah hanya disamiakan oleh sang Wakil Wali Kota Wartono.

“Saya sampaikan pertama ini karena sesuai ketentuan, kita harus ada penyampaian dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjarbaru dalam pidato sambutan Wali Kota. Kedua dalam sambutan Wali kota mengajak semua elemen terutama DPRD Kota sebagai mitra untuk bekerja sama membangun Kota Banjarbaru,” ucap Wartono.



Ditegaskan Wartono, baik dirinya maupun Wali Kota Aditya dengan tegas akan menjaga amanah sebagai kepala daerah yang dibuktikan dengan tidak mementingkan diri sendiri.

“Jadi intinya di dalam kelanjutan pembangunan, karena kita diberi amanah oleh masyarakat Banjarbaru, tentu kita tidak mementingkan diri sendiri, keluarga, maupun kelompok. Jadi kita sama-sama membangun Banjarbaru, kita meminta pada DPRD untuk bersama membangun Banjarbaru dan melupakan hiruk pikuk Pilkada yang lalu,” bebernya.

Sementara itu, soal absennya Wali Kota Banjarbaru Aditya, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah mengakui bahwa ketidakhadiran Wali Kota Banjarbaru dalam rapat paripurna perdana di agenda penyampaian pidato kepala daerah adalah hal yang lumrah dalam sistem pemerintahan.

“Jadi agenda hari ini di wakilkan oleh Wakil Wali Kota. Selebihnya kami tidak ada masalah karena Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini adalah satu kesatuan dalam memimpin Kota Banjarbaru. Jadi kalau Wali Kota tidak bisa, Wakilnya tidak jadi masalah karena itu hal yang lumrah dalam sistem pemerintahan,” akunya.

Selain itu, diterangkannya bahwa pemimpim baru di Banjarbaru telah melakukan pertemuan silaturahmi atau penyampaian visi misi terkait kinerja lima tahun ke depan.

“Jadi ini kita undang untuk menyampaikan sebagai lembaga representatif dari masyarakat, ingin mendengarkan visi misi Wali Kota terpilih dalam rangka program kerja ke depan,” kata Fadliansyah. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Abai Protokol Kesehatan di Kawasan Pasar Martapura

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Protokol kesehatan di kawasan Pasar Martapura diabaikan, Senin (1/3/2021). Foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Miris, di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi, masih banyak pedagang dan pengunjung Pasar Martapura abai dengan protokol kesehatan.

Sejumlah pedagang maupun pengunjung pusat ekonomi di Kabupaten Banjar itu tidak mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Dari pantauan Kanalkalimantan.com, Senin (11/2/2021) pagi, mendapati kawasan Pasar Batuah, terdapat masih banyak pedagang mau pun pengujung pasar yang tidak taat prokes mengenakan masker saat sedang berada di pasar.



 

Bahkan, terlihat petugas Trantib sedang asik bercanda gurau di pos mereka. Sedangkan, di depan pos mereka, ada pedagang pasar tidak mengenakan masker.

Tidak terlihat petugas Trantib pasar mensanksi atau sekadar menegur, bahkan mereka dibiarkan leluasa memakai masker saat sedang berjualan. Seakan akan luput dari perhatian mereka.

Terkait akan hal tersebut, saat dikonfirmasi Kanalkalimantan.com, melalui pesan singkat WhatsApp, Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah mengatakan, tidak mengetahui akan hal tersebut.

“Nanti saya tegur mereka dan tugasnya, akan menjadi masukan yang berharga buat kami untuk melakukan upaya penegasan terhadap tugas Trantib di lapangan, agar mereka menegur dan memberikan imbauan kepada pedagang dan pengunjung pasar untuk taat prokes memakai masker,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->