Connect with us

HEADLINE

Implikasi Serius, BW Siap Hadirkan Ahli Sokong Laporannya ke Bawaslu Kalsel

Diterbitkan

pada

Bambang Widjojanto bersama Cagub Denny Indrayana saat datang di Bawaslu Kalsel. Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN. COM, BANJARMASIN – Pengacara kondang Bambang Widjojanto selaku kuasa hukum dalam pelaporan dugaan pelanggaran Pilkada Kalsel, menyampaikan kasus yang disampaikan ke Bawaslu Kalsel cukup fundamental dan memiliki konsekwensi hukum sangat berat. Yakni pembatalan pencalonan paslon terlapor nomor 1, Sahbirin Noor-Muhidin.

Hal tersebut ditegaskan BW -sapaan Bambang Widjojanto, usai menyampaikan pelaporan kasus dugaan pelanggaran ke Bawaslu Kalsel, Rabu (28/10/2020) siang.

“Pelanggaran yang dilaporkan terkait pasal 71 ayat 5. Kami juga akan menghadirkan beberapa ahli karena laporan ini perlu pendalaman serius,” terangnya.

Terkait bukti apa saja yang disampaikan, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengatakan tidak bisa sebutkan detail dengan alasan untuk melindungi saksi dan pihak-pihak terkait.



“Kita sudah sampaikan semua ke Bawaslu, sehingga biar proses ini berjalan dulu,” katanya.

Yang jelas, BW menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kalsel sudah menerima laporan. “Tentunya kami berharap laporan bisa ditindajklanjuti, karena ada banyak alat bukti yang disampaikan. Kami optimis, karena juga sudah sering melaporkan kasus seperti ini. Dan banyak contohnya yang pencalonannya kemudian dibatalkan, ” kata mantan ketua tim penasihat Prabowo-Sandi ini.

BW menegaskan, laporan yang disampaikan bukan gagah-gagahan, tapi memastikan orang yang pantas jadi kepala daerah punya nilai-nilai yang bisa dipertanggungjawabkan dalam membangun demokrasi yang bersih dan anti politik uang. “Karena republik ini didirikan untuk menentang sikap koruptif,” tegasnya.

Sebelumnya, bola panas kasus dugaan pelanggaran dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalsel yang dilakukan oleh pasangan calon Gubenur dan Wakil Gubernur Kalsel nomor urut 1, Sahbirin Noor – Muhidin (Paman BirinMu) kembali begulir.

Calon Gubernur Kalsel nomor urut 2, Denny Indrayana kembali menyambangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Selatan, pada Rabu (28/10/2020).

Kedatangan Haji Denny yang mengenakan baju putih ini turut di dampingi belasan kuasa hukum, salah satunya Bambang Widjojanto Wakil Ketua KPK tahun 2011-2015 juga turut mendampingi dalam pelaporan tersebut.

Bambang menyampaikan kedatangannya, dalam upaya menguatkan kembali laporan dugaan pelanggaran tersebut Divisi Hukum H2D juga mendatangkan saksi dan alat bukti dari pelanggaran tindak pidana dari pasangan Paman BirinMu.(Kanalkalimantan.com/putra)

Reporter : Putra
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Menkes: Mutasi Corona B117 Asal Inggris Ditemukan di Kalsel pada 6 Januari Lalu!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Corona B117 Asal Inggris Ditemukan di Kalsel pada 6 Januari lalu Foto: ilustrasi kanal
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin membeberkan penemuan empat kasus baru mutasi virus corona B117 di Indonesia. Salah satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel), meskipun yang bersangkutan dinyatakan sembuh.

Jumlah tersebut di luar dua kasus yang sebelumnya ditemukan di Karawang, Jawa Barat. Temuan didapatkan dalam kurun Januari hingga Februari 2021.

“Hasil kerja lab Kemenkes dengan Kemenristek/BRIN sudah menemukan 4 lagi terkonfirmasi [kasus B117], [satu] di Palembang, Sumatera Selatan pada 11 Januari,” kata Budi melalui konferensi video, Senin (8/3/2021) dilansir CNNIndonesia.com.

“Satu juga di Kalimantan Selatan 6 Januari, 1 juga di Balikpapan, Kalimantan Timur dari 12 Februari. Ke-empat di Medan, Sumatera Utara 28 Januari,” papar dia lagi.



Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan penemuan tambahan 4 kasus baru mutasi virus corona B117, di luar dua kasus di Karawang. (Foto: Biro Setpres/Rusman)

Budi menambahkan, kasus tersebut ditemukan setelah Kemenkes melakukan pemeriksaan genome sequencing terhadap keempat orang tersebut. Dan hasilnya ditemukan keempat warga positif virus corona B117.

Namun begitu saat ini, menurut Budi, keempat kasus tersebut sudah dinyatakan sembuh dan keluar dari isolasi.
Ia pun memastikan, Kemenkes tengah melacak kontak erat dari masing-masing kasus.

Sebelumnya, kasus terkonfirmasi B117 pertama ditemukan pada dua warga Karawang yang merupakan pekerja migran dari Saudi Arabia. Keduanya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada akhir Januari 2021.
Dua warga Kabupaten Karawang berinisial M dan A itu terdeteksi terpapar mutasi virus corona B117.

M lebih dahulu tiba menggunakan pesawat Qatar Airways di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 28 Januari. Sementara A yang menaiki pesawat Garuda Indonesia mendarat 31 Januari 2021.

Pemerintah mengumumkan penemuan varian baru virus corona B117 asal Inggris tersebut berselang sebulan atau pada awal Maret 2020.

Varian baru itu ditemukan setelah melakukan pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan menggunakan metode Whole Genome Sequence (WGS).

Sampel paling banyak diambil dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Budi Gunadi Sadikin memperkirakan mutasi virus telah masuk ke Indonesia sejak beberapa waktu lalu sebelum ditemukan. Sebab, beberapa negara ASEAN telah mengkonfirmasi temuan varian baru B117 sejak Desember 2020.

Di Kalsel sendiri, saat ini jumlah positif Covid-19 mencapai 23.300 kasus, sembuh 20.471 kasus, dalam perawatan 2.075 kasus, dan meninggal dunia 754 kasus.

Hari ini, ada penambangan sebanyak 160 orang terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari Banjarmasin 57 orang, Banjarbaru 34 orang, Tanah Bumbu 22 orang, Tanah Laut 18 orang, Tapin 11 orang, HSU 6 orang, dan HST 1 orang.

Sedangkan pasien sembuh sebanyak 219 orang. Berasal dari Banjarbaru 90 orang, Banjarmasin 67 orang, Tanbu 24 orang, Tabalog 11 orang, Batola 7 orang dan HSU 6 orang. (Kanalkalimantan.com/cnnindonesia)

Editor: cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

Diduga Keracunan Makanan di Posyandu, Balita dan Bumil Dilarikan ke Puskesmas Alabio

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Makanan tambahan Balita di Posyandu yang diduga membuat sejumlah Balita dan Bumil keracunan.Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Puluhan anak bawah lima tahun (Balita) dan orang dewasa diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dalam sebuah kegiatan Posyandu pemberian makanan tambahan di Desa Datu Kuning, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (8/3/2021) sore.

Akibatnya sejumlah anak beserta ibu-ibu yang mengalami gejala keracunan dilarikan ke UPT Puskesmas Alabio dan sebagian lagi dilarikan ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk menjalani perawatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSU H Danu F Fotohena saat dikonfirmasi Kanalkalimantan.com, Senin (8/3/2021) malam, membenarkan kejadian tersebut yang bermula ketika acara pemberian makanan tambahan saat Posyandu Balita.

Korban keracunan dirawat di Puskesmas Alabio. Foto: ist

“Untuk korban diperkirakan masih ada malam ini balita dan warga yang datang ke Puskesmas Alabio, sebagian dirujuk ke RSUD Pambalah Batung,” ujar Danu sekitar pukul 20.00 Wita.



Menurut Danu, untuk jumlah keseluruhan yang datang ke Posyandu diperkirakan 70 orang (Bumil dan Balita). Untuk korban keracunan 21 Balita dan 5 orang dewasa.

Dugaan sementara pihak Dinas Kesehatan HSU makanan yang dikonsumsi Bumil mendapatkan nasi kotak, sedangkan untuk Balita mengkonsumsi soto.

 

Sementara itu, untuk para korban yang umur bayi 0-6 bulan masih aman, sedangkan kisaran yang jadi korban umur 1 tahun ke atas.

“Diduga keracunan kimia makanan, tapi hasil pastinya kita nunggu hasil pemeriksaan sampel di Labkes Banjarbaru dulu, besok sudah dikirim sampelnya, dan besok Insyaallah sudah diketahui hasilnya untuk kimianya,” jelas Danu.

Danu menyebut, korban kemungkinan bisa bertambah, sehingga sampai saat ini Tim PSC Dinkes HSU standby ddi Puskesmas Alabio.

 

“Tadi (Tim PSC Dinkes) juga menyisir ke TKP Didampingi Kadesnya, memantau kondisi Balita dan Bumil yang masih berada di rumah, masih ada yang belum mau dievakuasi atau dirujuk ke Puskesmas, tapi selalu dimonitor dan diberikan nomot kontak PSC jika sudah mau dirujuk, kita siaga 24 jam,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter : Dew
Editor : Bie

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->