INTERNASIONAL
Hubungan Indonesia-Tiongkok: Antara Isu Natuna dan Investasi Infrastruktur
KANALKALIMANTAN.COM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI akan menjadi tuan rumah pejabat keamanan maritim 5 negara ASEAN, Brunei, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam. Pembentukan Forum Pasukan Penjaga Pantai ASEAN didorong kebijakan agresif Tiongkok, termasuk di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) di kepulauan Natuna.
“Pertemuan 5 negara ASEAN akan sangat membantu krisis yang diciptakan Tiongkok terhadap penjagaan teritorial ZEE yang diserukan klaim oleh Tiongkok,” jelas Greg Poling, Analis – CSIS.
Baca juga : PDAM Kapuas akan Penuhi Hak Karyawan yang Dinonaktifkan, Ini Penjelasannya
Menurut Scott Harold, Analis – RAND, Indonesia harus lebih berani mengungkapkan keberatan atas sikap klaim dari Tiongkok.
“Bukan hanya Indonesia tapi ini juga dialami oleh negara ASEAN lain. Cendrung mengabaikan isu ZEE karena beranggapan akan mempengaruhi nilai bantuan yang akan diterima dari Tiongkok,” tegas Scott.

Greg Poling/Analis – CSIS. Foto : Tangkapan layar Video VOA
Baca juga : Presiden Jokowi: Indonesia Dorong Pembentukan Badan Kesehatan Global Baru
Menurut analis Indonesia harus lebih berani mengambil sikap pada Tiongkok seperti yang dilakukan oleh Filipina dan Vietnam. Tak perlu takut karena Indonesia memiliki wilayah yang jauh lebih besar dan secara nilai ekonomi Indonesia adalah pasar yang besar bagi produk Tingkok. (VOA)
Editor : Desy
-
Kabupaten Kapuas22 jam yang laluTP PKK Pulau Kaladan Bersama Puskesmas Gelar Imunisasi Kejar Nasional
-
NASIONAL2 hari yang laluAwas Paham Radikal Masuk Gim Online
-
HEADLINE2 hari yang laluMusim Hujan Kalsel Datang Bertahap, Mulai November-Desember
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Program Local Service Delivery Improvement Project
-
HEADLINE2 hari yang laluBiaya Perjalanan Ibadah Haji 2027 Turun Jadi Rp54,6 Juta per Jemaah
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluAtasi Karhutla, Pemkab Banjar Terus Perjuangkan Dukungan dari Pemerintah Pusat



