Kanal
Hj Anisah Harapkan Realisasi Hasil Pelatihan Pengolahan Panganan di HSU
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Hj Anisah Rasyidah Wahid, mewanti-wanti para pelaku industri rumahan yang didominasi ibu dan remaja, untuk terus mengembangkan serta mempertahankan kemampuannya dalam memproduksi berbagai olahan pangan.
Hal tersebut ditegaskan Bunda Anisah di sela-sela meninjau pelatihan teknis pengolahan pangan oleh Dekranasda Kabupaten HSU di Amuntai, Kamis (20/2/2020). Bunda Anisah menekankan agar para peserta dapat semaksimal mungkin memanfaatkan waktu pelatihan dengan sebaik-baiknya.
Tidak hanya sebatas pelatihan saja, Bunda Anisah juga mengharapkan agar hasil dari pelatihan nantinya dapat direalisasi. Bahkan, Bunda Anisah berujar bakal memonitor perkembangan masing-masing desa usai mengikuti program pelatihan teknis pengolahan pangan ini.
Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya sekedar pelatihan pengolahan pangan semata. Tetapi merupakan program pemerintah yang harus direalisasikan karena menggunakan sejumlah dana. “Apabila kurang mengerti tanyakan kepada instruktur nya, jadi nantinya para peserta dapat mengajarkan nya kembali di kampung nya masing-masing, supaya mengangkat harkat martabat dan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

Sementara dalam peninjauannya tersebut, disamping didampingi Kepala Dispersip HSU Hj Lailatannur Raudah, Anisah juga mengajak Kepala Bank Kalsel Cabang Amuntai Fachriza Nor Asli saat memantau proses pengolahan berbagai penganan khas HSU, seperti berbagai kue yang berbahan dasar dari tepung talipuk atau tepung dari biji teratai sembari mencicipi.
Sebelumnya, menurut Kabid Perindustrian-IKM Disperindagkop HSU H M Yani, mengemukakan rangkaian program kegiatan pelatihan teknis pengolahan pangan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pendapatan keluarga terkait industri rumahan dibeberapa desa di Kabupaten HSU.
Terlebih bagi Desa Banyu Hirang Kecamantan Amuntai Selatan yang tahun 2020 ini bakal mewakili Kalimantan Selatan dalam ajang lomba UP2K tingkat nasional. Ia mengharapkan, tidak hanya memiliki berbagai kemampuan keterampilan tradisional tetapi warga desa juga diharapkan dapat menghasilkan produk produk olahan pangan seperti yang kali ini dilaksanakan.
Adapun dalam kegiatan pelatihan yang diselenggarakan dari tanggal 18-20 Februari 2020 ini, para peserta yang terdiri dari 20 peserta ibu-ibu dan remaja di beberapa desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara, di ajarkan cara pengolahan berbagai penganan kue kering. (kanalkalimantan.com/dew)
Editor : Cell
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE2 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
HEADLINE3 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi





