Kabupaten Tanah Bumbu
Hadiri Lailatul Jumat, Bupati Zairullah Mohon Doa Wujudkan Perjuangan Serambi Madinah
KANALKALIMANTAN.COM, BATUCIN – Bupati Tanah Bumbu mengikuti kegiatan Lailatul Jumat bersama jajaran SKPD Lingkup Tanah Bumbu di Masjid Darul Azhar Nurussalam Kecamatan Simpang Empat, Kamis (3/3/2022) malam.
Kegiatan Lailatul Jumat ini diawali dengan menjalankan Sholat Magrib berjamaah, Sholat Hajat, zikir dan sholawat, pengajian/nasehat agama dan doa bersama.
Kegiatan ini merupakan rutinitas hari kamis malam Jumat untuk mengajak bersama masyarakat maupun pegawai Pemerintah Daerah Tanah Bumbu untuk senantiasa beramal baik dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.
Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar menyampaikan untuk senantiasa menghormati bersama Majelis Lailatul Jumat.
“Malam ini, kita kembali bersyukur dapat berhadir mengikuti ibadah Sholat Magrib dan Isya berjamaah, mengikuti pembacaan sholawat, zikir bahkan melaksanakan Sholat Hajat serta mendengarkan nasehat dari guru kita,” tuturnya.
Zairullah Azhar mengingatkan tanggung jawab yang diemban bersama. Acara besar yang dilakukan setiap malam Jumat merupakan pengorbanan besar yang perlu tenaga, waktu dan upaya.
Di samping itu, ia mengkhususkan bahwa apa yang menjadi cita-cita masyarakat Tanah Bumbu dapat dikabulkan Allah SWT.
“Apa yang menjadi persoalan yang ada di masyarakat baik itu persoalan kecil maupun sulit, persoalan kehidupan ini, semoga mendapat jalan penyelesaian yang baik. Kita doakan juga, usaha kita untuk membangun bendungan agar terwujud, kalau ini terjadi maka daerah kita akan menjadi lumbung padi, karena ribuan sawah akan terkelola secara baik,” katanya.
Banyak yang harus diperbaiki untuk menjadi Kabupaten Serambi Madinah. Oleh sebab itu, Bupati Tanbu meminta jamaah untuk mendoakan agar perjuangan tersebut, bisa diijabah Allah SWT.
Baca juga : Angelina Sondakh Akhirnya Bebas, Masuk Penjara Sejak 2012
“Sehingga kita mengadakan acara ini, tiada hari setiap saat selalu berzikir dan berdoa, karena ini menjadi investasi kita, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Satu bulan lagi, kita akan memasuki Bulan Ramadhan, Bulan Suci yang memberikan kita motivasi besar dan keberkahan bagi kita semua,” lanjut Zairullah.
Kemudian, Guru Mulyadi selaku Penceramah menyampaikan, Ilmu tentang syirik kecil (samar) yaitu sifat ria.
Ria adalah penyakit batin yang bisa menjerumuskan manusia terutama umat nabi ke neraka, dimana Rasulullah mengkhawatirkan umatnya tentang syirik hati.
“Kalau ingin amal ibadahnya diterima maka jangan sampai mempersekutukan Allah. Dalam Sabda Rasulullah SAW menyampaikan: Sesungguhnya yang sangat aku khawatirkan atas kamu (Umat Islam) adalah syirik kecil (samar) ria,” nasehatnya.
Baca juga : Ini Dua Raperda yang Diajukan Pemkab Tanbu ke DPRD
Dalam penyampaian bab tentang syirik kecil disebutkan bahwa haram masuk surga bagi orang yang beribadah/beramal dengan tujuan bukan karena Allah melainkan karena ingin pengakuan (pujian) dari manusia.
“Ini lah yang berbahaya, kita harus berhati-hati terhadap syirik kecil, semoga bersama kita berdo’a agar terhindar dari hal ini,” ucapnya.
Kegiatan Majelis Lailatul Jum’at ini dihadiri oleh para alim ulama, guru agama, MUI Tanbu, Bupati Tanah Bumbu bersama jajaran Kepala SKPD beserta Staf, turut berhadir Forkopimda Tanbu. (kanalkalimantan.com/ftr)
Reporter : ftr
Editor : cell
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluJuara I Tangkap 174 Kg Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Kemuning
-
Kabupaten Balangan3 hari yang laluPelajar MAN 1 Balangan Raih Juara 1 Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara18 jam yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa




