DPRD BANJARBARU
GN Demo Solo ke DPRD Banjarbaru, Minta Pengidap HIV AIDS Diperhatikan
BANJARBARU, Aksi demonstrasi solo dilakukan penyandang ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) berinisal GN di gedung DPRD Banjarbaru, Selasa (3/11) pagi. Aksi GN tersebut, menyusul peringatan Hari AIDS sedunia.
Dengan membawa spanduk, GN menyuarakan tuntutan yang bertemakan “Saya Berani Saya Sehat†dan meminta DPRD Banjarbaru untuk bekerja Indonesia 2020 bebas dari HIV AIDS dan Indonesia 2030 tanpa ada kematian karena HIV AIDS.
Aspirasi yang dilayangkan GN, berkaitan dengan masih maraknya diskriminasi terhadap pengidap ODHA yang terjadi sampai saat ini. Dirinya mengklaim, organisasi HIV AIDS yang melakukan pendampingan, dukungan, serta perlindungan kepada sesama ODHA justru malah dikatakan ilegal. Padahal, pemerintah sendiri pada tahun 2020, akan mendeklarasikan agar HIV AIDS bisa dihentikan.
“Saya pengidap ODHA dan melalui organisasi ini kami ingin berjuang membantu program pemerintah 2020. Saya meminta instansi pemerintah tidak lagi semena-mena mengeluarkan kata-kata kasar dan kurang etis yang menyebutkan lembaga kami ada ilegal,†katanya.
GN meminta kepada DPRD Banjarbaru untuk melakukan inspeksi kepada Pemkot Banjarbaru, khususnya Walikota Banjarbaru menindak tegas kepada oknum yang telah berbuat kasar dan tidak menyenangkan terhadap organisasi HIV AIDS dan ODHA.
“Kami terima informasi dan mendengar keluhan para ODHA atas tindakan ini. Maka dari itu sebagai Walikota yang memimpin daerahnya dan memiliki jajaran aparatnya, kami meminta tindakan tegas atas hal ini,†harapnya.
Secara umumnya, GN berharap bahwa penderita HIV AIDS di Kalsel atau Banjarbaru dapat lebih diperhatikan. Dan alih-alih tidak diperlakukan secara diskriminatif karena penyakitnya.
Walau sempat tidak bertemu anggota legislatif, kedatangan GN akhirnya disambut hangat oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru Taufik Rachman didampingi Plt Sekwan DPRD Banjarbaru Aida Yunani beserta beberapa jajaran.
Atas kedatangan GN, Taufik mengaku menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Walaupun hanya datang seorang diri, menurutnya itu tidak menanggalkan rasa menghormati kepada siapapun.
“Tentunya akan menindaklanjutinya dengan rekan-rekan di komisi serta dinas terkait lainnya. Karena ini merupakan aspirasi masyarakat dan konteksnya positif,†katanya.
Lalu, legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menyebut sudah membaca dan memahami beberapa tuntutan yang disampaikan. “Sudah saya baca dan kita juga ngobrol. Jadi nanti tentu akan diakomodir,†pungkasnya. (rico)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluSatpol PP Banjar Tertibkan 23 Bangunan di Gambut, Ditemukan Fasilitas Karaoke dan Kamar di Warung Makan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPemko Banjarbaru Gelar Pra Musrenbang Tematik Stunting
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluGelang Simpai Kekayaan Lokal Dayak Meratus
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Trail Adventure #4 & Trail Game 2026 Siap Digelar
-
kampus2 hari yang laluMahasiswa Kumpulkan Rp5,2 Juta untuk Korban Kebakaran Kuin Cerucuk
-
Kota Martapura2 hari yang laluMasuk April Wali Kota Yamin Minta Percepatan Realisasi Anggaran






