INTERNASIONAL
Erdogan Tetap Aktifkan Rudal Rusia Meskipun Terjadi Ketegangan di Suriah
KANALKALIMANTAN.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tetap membela rekannya dari Rusia, Vladimir Putin, meskipun terjadi ketegangan yang semakin meningkat antara kedua tokoh itu terkait masalah Suriah. Erdogan hari Selasa (10/3) mengukuhkan komitmennya untuk mengaktifkan sistem rudal S-400 Rusia, dan mengklaim “penolakan Washington mengenai S-400 telah berkurang secara signifikan.â€Â
Dalam pembicaraan telepon hari Selasa dengan James Jeffrey, utusan khusus Amerika untuk hubungan dengan Suriah, Duta Besar Amerika untuk Turki David Satterfield mengatakan sistem rudal Rusia bertentangan dengan kemitraan Turki dengan NATO. Meskipun menghadapi ancaman Washington, Erdogan berjanji bulan ini untuk mengaktifkan sistem itu pada bulan April.
Pembelian sistem senjata anti-pesawat S-400 dari Rusia yang dilakukan oleh Turki melanggar CAATSA, yang melarang akuisisi sistem militer canggih dari Rusia. Washington awalnya mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap Turki atas pembelian S-400 itu. Namun, ancaman sanksi itu terkait dengan aktivasi sistem rudal tersebut. (lt/ii-VOA News)
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Kalsel Minta Pengembalian Benda Bersejarah dari Belanda
-
HEADLINE3 hari yang laluAsap Pekat Kepung Palangka Raya, Partikel Halus Lampaui Ambang Batas Aman
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPembangunan Markas Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru Capai 57,9 Persen
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluDewan Pengarah BNPB ke Posko Induk Karhutla BPBD Kapuas
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBerprestasi di Tingkat Nasional, Bupati Banjar Beri Penghargaan kepada Pesilat Asal Martapura
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan, Salurkan Bantuan Pangan



