Connect with us

HEADLINE

Asap Pekat Kepung Palangka Raya, Partikel Halus Lampaui Ambang Batas Aman

Diterbitkan

pada

Kualitas udara di Palangka Raya memburuk akibat kabut asap karhutla, Minggu (4/10/2026). Foto : Beritasatu.com/Andre Faisal

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian pekat menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (4/10/2026) pagi.

Asap pekat mengurangi jarak pandang dan membuat kualitas udara memburuk, sehingga warga diimbau membatasi kegiatan di luar ruangan.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, asap menyelimuti sejumlah ruas jalan utama sejak dini hari. Pengendara sepeda motor dan mobil menyalakan lampu utama serta memperlambat laju kendaraan untuk mengantisipasi terbatasnya jarak pandang.

Baca juga : Bupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan, Salurkan Bantuan Pangan

Selain mengganggu pandangan, asap juga menimbulkan bau menyengat. Sejumlah warga merasakan tenggorokan kering dan mata perih saat terpapar.

Pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Palangka Raya menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 telah melampaui ambang batas aman. Kondisi ini berisiko bagi kesehatan, terutama anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan saluran pernapasan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus keluar, warga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel pencemar.

Baca juga : Bupati Wiyatno Tinjau Kondisi Jalan Penghubung Antarkecamatan

Sementara itu, satuan tugas gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan relawan masih berupaya memadamkan api serta melakukan pendinginan di sejumlah titik kebakaran lahan gambut di sekitar pinggiran kota.

Lahan gambut yang kering dan angin kencang menjadi kendala dalam upaya pemadaman menyeluruh. (Beritasatu/kk)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca