Connect with us

HEADLINE

Echa ‘Putri Tidur’ Banjarmasin Kembali Pulas, Sudah 4 Hari Terlelap

Diterbitkan

pada

Siti Raisa Miranda (16) ‘Putri Tidur’ dari Kota Banjarmasin, kekinian kembali tertidur, selama 4 hari. Foto: tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sempat viral dan gemparkan media sosial, sosok Siti Raisa Miranda (16) ‘Putri Tidur’ dari Kota Banjarmasin, kekinian kembali tertidur, bahkan sempat mendapat perawatan intensif di RS Ansari Saleh.

Kanalkalimantan.com sempat melihat langsung ‘Putri Tidur’, terlihat Siti Raisa Miranda atau yang kerap disapa Echa, tengah tertidur sangat lelap di tempat tidurnya, rumah di Jalan Pangeran, Kelurahan Pangeran, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Mulyadi (54), ayah Echa, kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, pada tahun 2021 ini, Echa sudah kali kedua tertidur dalam jangka waktu lama atau durasi yang di luar batas normal.

“Sebelumnya pada bulan Februari juga sempat tertidur selama satu setengah hari,” ujar Mulyadi, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (5/4/2021) sore.



 

Untuk yang terakhir ini, Echa sudah tertidur selama 4 hari, sejak Kamis malam hingga hari Senin ini.

Baca juga : GP Ansor Kalsel Gelar PKL dan Susbalan, Ini Komentar Gus Yaqut

Masih dari informasi sang ayah, Echa sempat dilarikan ke Rumash Sakit (RS) Ansari Saleh Banjarmasin, karena pada Jumat (2/4/2021), Echa mengalami kejang-kejang di tengah lelapnya itu.

“Namun saat diperiksa oleh dokter, tidak terdapat hal-hal yang mencurigakan atau tidak ada mengidap penyakit apapun, dan semuanya masih normal saja,” ucap ayah Echa.

Setelah menjalani perawatan intensif selama 3 hari, akhirnya Echa dizinkan pulang, namun dengan kondisi yang masih tertidur pulas.

“Karena selama perawatan di sana tidak ada perkembangannya, dan pihak rumah sakit juga tidak memiliki obat untuk membangunkannya,” kata pria yang dipercaya menjadi Kepala Sekolah SMP Negeri Mandastana 3 Kabupaten Batola ini.

Si ‘Putri Tidur’ Banjarmasin ini sempat tidak mendapat izin oleh pihak dokter untuk keluar dari rumah sakit, namun setelah diyakinkan oleh pihak keluarga, akhirnya Echa dizinkan untuk dibawa pulang dan menjalani rawat jalan saja.

Ayahnya juga mengungkapkan, kali pertama Echa mulai tertidur dalam durasi di luar normal terjadi pada tahun 2017, dan sempat viral karena tertidur selama 13 hari.

“Awalnya sempat khawatir juga dengan keadaannya, namun karena sudah terbiasa merawat Echa selama kurang lebih 4 tahun seperti ini, jadi sedikit lebih tenanglah. Kalau kemarin gara-gara sempat kejang-kejang, makanya kita panik dan coba membawa Echa ke rumah sakit,” ungkap Mulyadi.

Saat disinggung bagaimana dengan asupan makan dan minum si buah hati, ayah Echa mengatakan, saat tertidur Echa hanya diberikan susu dan vitamin saja.

“Ya karena tidak memungkinkan untuk makan nasi, itu juga kita memberi makannya sambil dibopong,” tutur sang ayah.

Echa sudah beberapa kali tertidur, sejak tahun 2017 silam.

“Kalau untuk waktu tidurnya itu tidak menentu, kadang 1 hari, 3 hari, 4 hari, bahkan pernah sampai 13 hari. Setelah itu, ia akan bangun dengan sendirinya,” beber ayah ‘Putri Tidur’ Banjarmasin ini.

Sempat diduga karena gangguan saraf, akibat kecelakaan, penyebab tidur panjang itu, namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata semuanya normal saja.

“Sampai saat ini masih belum tahu juga penyebabnya apa, kita keluarganya dan para dokter juga bingung dengan kasus ini,” kata Mulyadi.

Mulyadi berharap, semoga Echa bisa cepat sembuh, dan bisa kembali seperti sedia kalanya.
“Ya kita orangtuanya juga tidak tega, melihat kalau Echa seperti ini terus,” pungkas Mulyadi. (kanalkalimantan.com/tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->