Connect with us

DISHUT PROV KALSEL

Dishut Canangkan Penanaman Pohon dengan Lahan 35 Ribu Hektare

Diterbitkan

pada

Dishut canangkan penanaman 35 ribu hektare Foto : Dishut Kalsel

BANJARBARU, Sehubungan dengan program Gerakan Revolusi Hijau, yakni pelestarian lingkungan hidup, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menghadiri acara Forum Gabungan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan 2018, di Bappeda Kalimantan Selatan, Kamis, (1/3).

Acara yang dihadiri seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut membahas prioritas tentang “Peningkatan Ketahanan Energi dan Pelestarian Lingkungan” di wilayah Kalimantan Selatan.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Dinas Kehutanan Dr. Rahmaddin MY, A.KS, M.Si menjelaskan, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel mendukung penuh gerakan Revolusi Hijau yang digaungkan Gubernur Kalimantan Selatan dalam rangka pelestarian lingkungan hidup dengan menargetkan jumlah penanaman untuk tahun 2019 seluas 35.000 hektare di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, di tempat dan waktu yang berbeda, Selasa, 27 Februari 2018, tim promosi seksi Pengolahan Pemasaran dan PNBP Dishut Provinsi Kalsel bersama anak-anak TKPH melaksanakan kegiatan promosi hasil hutan di SDN Guntung Payung 1, Kota Banjarbaru.



Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang Wisata Alam Tahura Sultan Adam. Di Tahura Sultan Adam siswa sekolah dan guru-gurunya dapat melakukan aktivitas outdoor sekolah untuk lebih dekat dengan lingkungan alam.

Di Tahura Sultan Adam bukan hanya wisata alam yang bisa dinikmati, tetapi wisata edukasi sejarahnya juga bisa diberikan seperti situs-situs peninggalan zaman Belanda yang masih bisa tampak jelas dirasakan.

Selain penyampaian materi ecotourism, juga disampaikan materi hasil hutan lainnya seperti hasil hutan kayu dan hasil hutan bukan kayu yang kaya manfaat dan khasiat agar pihak sekolah dapat memperluas pengetahuan tentang hutan dan segala produk yang dihasilkan.

Semoga dengan kegiatan promosi hasil hutan terutama wisata alam Tahura ke masyarakat, khususnya pihak sekolah akan dapat memberikan alternatif destinasi dalam pemilihan lokasi kegiatan outdoor sekolah.(cel)

Reporter : Cel
Editor : Chell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->