KRIMINAL HSU
Diimingi Upah 1,5 Juta Antar Sabu, Aman Keburu Ditangkap Bawa 28 Gram
AMUNTAI, Polsek Amuntai Utara bersama anggota Sat Resnarkoba Polres HSU menggagalkan peredaran sabu seberat 28,56 gram dari tangan Abdul Rahman alias Aman (30) pada Senin (16/12/2019) sekitar pukul 16.30 Wita.
Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kapolsek Amuntai Utara Ipda Rama Ramadhani, kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (17/12) mengakui melaui respon dari laporan warga jajarannya berhasil menangkap pelaku yang merupakan warga luar Kabupaten HSU.
Pelaku diketahui msebagai warga Desa Binjai Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dibekuk setelah kedapatan membawa sabu menggunakan sepeda motor matic, sabu sebanyak 28 gram itu rencananya bakal diedarkankan ke wilayah Kalimantan Tengah.
Kepada polisi, tersangka Aman sendiri mengaku sebagai seorang kurir sabu yang diberi upah ongkos jalan sebesar Rp150 ribu.
“Untuk informasinya berawal dari penyelidikan yang dilakukan anggota, pelaku merupakan kurir yang disuruh mengantar sabu ke daerah kalteng, kalau berhasil sampai diupah Rp1,5 juta,†jelas Kapolsek Amuntai Utara.
Dari informasi awalnya, Aman ditangkap di pinggir jalan raya Amuntai-Tanjung kawasan Desa Muara Baruh, Kecamatan Amuntai Utara.
Setelah polisi berhasil mendapat informasi tentang adanya pelaku dengan ciri-ciri tertentu yang membawa narkotika jenis sabu.
Saat tersangka Aman melintas di depan Polsek Amuntai Utara, anggota polisi langsung bergerak cepat dengan melukan pengejaran dan akhirnya saat dihentikan, polisi langsung melakukan pengeledahan.
Alhasil, dari penggeledahan tersebut ditemukan 6 paket sabu yang dibungkus plastik bening serta dilapis lakban warna hitam dengan berat kotor 29,76 gram dan berat bersih 28,56 gram yang disimpan di saku celana depan sebelah kanan tersangka.
Sementara terkait asal muasal barang haram tersebut Kapolsek menerangkan pihaknya masih menelusuri dan mendalaminya.
Saat ini tersangka bersama barang bukti sendiri diamankan di Kantor Polsek Amuntai Utara guna proses lebih lanjut dengan terancam Pasal 114 Ayat ( 2 ) Atau 112 Ayat ( 2 ) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, yakni 15 tahun penjara. (dew)
Editor : Bie
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluKrisis Air Pemadaman Karhutla di Kalsel, Pemerintah Siapkan Sumur Bor
-
HEADLINE23 jam yang laluEl Nino Sebabkan Situasi Hidrologis Kalsel Semakin Menurun
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Terkait Karhutla
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker
-
Kalimantan Timur3 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan





