Kota Banjarbaru
Diduga Sakit, Security Didapati Tak Bernyawa Dalam Pos Jaga
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Seorang lelaki ditemukan terbujur kaku di dalam pos jaga kantor agen properti Jalan Kebun Karet Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Sabtu (1/11/2025) pagi.
Lelaki bernama Rahim (58) didapati sudah meninggal dunia di dalam pos jaga tersebut sekitar pukul 09.35 Wita oleh istri dan sejumlah orang lainnya.
Penemuan ini pun dilaporkan kepada Tim Identifikasi Inafis Polres Banjarbaru.
Baca juga: Cara RRI Banjarmasin Bertahan di Era Gempuran Media Sosial

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi mengatakan bahwa Rahim adalah karyawan swasta security jaga malam.
Penemuan jasad Rahim bermula ketika istri merasa janggal suaminya tidak juga pulang ke rumah
“Awalnya istri diberitahukan oleh anaknya bahwa tidak bisa masuk rumah karena tidak ada kunci, ia pun merasa janggal kenapa sampai hampir jam setengah 9 suaminya belum pulang,” ujar Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi pada Sabtu (1/11/2025) siang.
Sang istri kemudian berinisiatif mendatangi ke tempat kerja suaminya. Setelah memarkir sepeda motor, ia masuk ke dalam pos jaga dan melihat pintu dalam keadaan terbuka.
“Di dalam pos, istri mendapati suaminya sudah dalam keadaan tergeletak dan tidak bergerak, saksi berlari keluar minta tolong untuk memeriksa keadaan suaminya,” jelasnya.
Bersama saksi lainnya mendatangi Rahim dan memeriksa benar tubuh sudah dingin dan terbujur kaku. Kejadian ini pun dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Tim identifikasi Inafis Polres Banjarbaru kemudian turun melakukan olah TKP dan hasilnya dari kondisi korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 6 jam.
Pada tubuh Rahim tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan dan semua barang pribadi korban ditemukan utuh tidak ada yang hilang.
“Pada bagian celana ditemukan basah dari bagian kelamin depan sampai dengan belakang dan mengeluarkan aroma kuat berbau dan kotoran pada bagian anus belakang,” ungkapnya.
Pada bagian kepala dan leher sudah kaku tidak bisa digerakkan, mata dan mulut ditemukan terbuka. Serta pada bagian tubuh, tangan, kaki dalam kondisi kaku dan dingin.
Baca juga: E-Sport Porprov Kalsel 2025 Memanas, Atlet Banjarbaru ke Semifinal

Dari hasil analisis disimpulkan dugaan kematian korban terjadi karena sakit jantung.
“Dengan ini dilakukan analisa dan kesimpulan bahwa korban diduga meninggal dunia karena sakit jantung,” jelas Ipda Kardi.
Penyebab kematian security ini dikuatkan dengan keterangan istrinya yang mengatakan bahwa Rahim sudah lama menderita gula darah.
“Diakui istrinya sudah berbulan-bulan merasa sakit dan sesak di bagian dada, sempat berobat ke rumah sakit, memiliki kebiasaan merokok,” tuntasnya.
Masih kata Ipda Kardi, keluarga Rahim menolak untuk korban dibawa ke rumah sakit. Istri korban membuat Surat Pernyataan Penolakan Visum dan Otopsi yang diserahkan kepada penyidik. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE18 jam yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
Kabupaten Banjar22 jam yang laluRaperda Perubahan APBD 2026 Rp3,14 T, Bupati Banjar Sampaikan di Rapat Paripurna DPRD
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Serahkan Satyalancana Karya Satya di Hari Kemerdekaan
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru: Perjuangan Veteran Dilanjutkan dengan Semangat Membangun
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluPaskibraka Balangan Sukses Kibarkan Sang Merah Putih




