Kalimantan Selatan
Cerita Awal Relawan Trisakti Terbentuk: Ada Jemaah dari Yogyakarta Kebingungan Hendak ke Sekumpul
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Di Momen 5 Rajab, peran relawan sangat penting dalam membantu jemaah melaksanakan kegiatan dengan lancar.
Salah satu dari sekian relawan adalah Relawan Trisakti Banjarmasin yang telah lama ikut membantu menyambut dan mengantar ribuan jemaah yang datang dari Pulau Jawa ke Sekumpul Martapura.
Ada cerita menarik dari M Noor atau akrab disapa Nonoy, salah satu penggagas Relawan Trisakti Banjarmasin sekaligus koordinator lapangan tentang bagaimana awal mula relawan bisa terbentuk.
Baca juga: Ini Jalur Satu Arah Kepulangan Jemaah Sekumpul dari Bundaran Simpang Empat

Salah satu penggagas Relawan Trisakti Banjarmasin, M Noor. Foto: fahmi
Ketika itu ada salah satu jemaah dari Yogyakarta yang terlihat kebingungan lantaran tidak tahu situasi dan kondisi setelah sampai di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
“Orang itu bilang kalau sudah nympe di pelabuhan enggak tahu kemana lagi,” kata Nonoy, Jumat (26/12/2025) malam.
Dari situ, muncullah inisiatif warga sekitar pelabuhan untuk membantu jemaah yang kebingungan tersebut dengan menawarkan pengantaran gratis ke Sekumpul Martapura dengan mobil pribadi.
Akhirnya, atas keinginan bersama, warga kemudian mendirikan posko dan membentuk Relawan Trisakti Banjarmasin yang aktif hingga sekarang.
Baca juga: Parkir Mobil Sembarangan Diderek Petugas, Dibawa ke Terminal Simpang Empat Banjarbaru

Tahun 2025 merupakan tahun keempat Relawan Trisakti Banjarmasin melayani jemaah Momen 5 Rajab.
Tercatat ada 140 orang yang bergabung ke relawan khusus di Pelabuhan Trisakti ini dengan niat tulus membantu tanpa dibayar sepeser pun.
Pantauan Kanalkalimantan.com di lapangan, Relawan Trisakti Banjarmasin sangat sigap melayani jemaah mulai dari penyambutan di pelabuhan, menjamu makanan dan minuman, melayani cek kesehatan, sampai mengantarkan ke Sekumpul Martapura.
Tak hanya itu, relawan ini turut menjaga kebersihan lingkungan. Tampak setelah mengantar semua jemaah, mereka menyiapkan kantong sampah kemudian membersihkan sisa-sisa sampah yang berserakan di jalan. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Budaya3 hari yang lalu10 Penulis Terpilih WSFest 2026 Angkat Isu Lingkungan Budaya Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu2.200 Pesepeda Ramaikan HSU Bangkit Bike Fest 2026
-
kampus2 hari yang laluULM Gelar Pemilihan Rektor, Pendaftaran Dibuka Menjaring Bakal Calon
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPemetaan Potensi Pendulangan Pumpung, Komite Ekraf Banjarbaru – Pokdarwis Duduk Bersama
-
Bisnis2 hari yang laluEksklusifitas “1 Kain 1 Motif” Dara Bungas Sasirangan, Paduan Motif Tradisional Modern
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluAkhiri Ajang Popda 2026, Kabupaten Banjar Raih Perak di Cabor Voli Putra

