Kota Banjarbaru
BPK Perwakilan Kalsel Gelar Workshop bersama Awak Media
BANJARBARU, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalsel gelar acara Media Workshop dan buka puasa bersama diikuti perwakilan beberapa awak media di Kalimantan Selatan, Senin (27/5).
Dalam pagelaran acara yang berlangsung sejak pukul 16.30 Wita tersebut, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kantor regional Kalimantan Selatan Tornanda Syaifullah menjelaskan profil singkat tugas dan peran BPK RI khususnya yang ada di Kalimantan Selatan.
“BPK RI adalah sebuah lembaga tinggi negara yang bertugas memeriksa pengelola dana tanggungjawab keuangan negara. BPK harus mengetahui tempat uang negara itu disimpan dan untuk apa uang negara itu digunakan, BPK adalah pemeriksa semua asal usul dan besarnya penerimaan negara, dari mana pun sumbernya,†jelasnya.
Lebih jauh Syaifullah menjelaskan ada tiga nilai dasar BPK seperti membangun integritas dengan bersikap jujur, objektif,objektif, dan tegas dalam menerapkan prinsip dan nilai keputusan. Menjunjung tinggi independensi hingga propesionalisme.
“Sementara adapun sistem kerja BPK Seperti melakukan pemeriksaan keuangan negara, hasil pemeriksaan diserahkan kepada DPR, DPRD dan DPD, melaporkan keaaprat penegak hukum apabila ditemukan unsur pidana hingga memantau tindak lanjut pemeriksaan BPK,” tambahnya.

Di sisi lain jenis pemeriksaan dilakukan BPK terbagi menjadi 3 seperti halnya pemeriksaan keuangan, pemeriksaaan kinerja, hingga pemeriksaan dengan tujuan tertentu.
Ditanya kanal kalimantan bagaimana dengan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan BPK Perwakilan Kalimantan Selatan, terhadap dugaan kasus kunjungan kerja fiktif Kabupaten Banjar yang sekarang diusut kejaksaan Kabupaten Banjar.
Syaifullah mengatakan kasus dugaan perjalanan dinas fiktif itu memang sekarang sudah ditangani oleh kejaksaan Kabupaten Banjar, dan masih belum melihat detail berapa kerugian negara yang disebabkan oleh dugaan kasus tersebut. Mengingat dirinya masih baru bergabung di BPK Perwakilan Kalimantan Selatan sejak awal tahun 2018.
“Oh kasus itu memang saya pernah dengar namun saya masih tidak tahu detailnya berapa, karena itu kasusnya sejak tahun 2016, sedangkan saya masuk di sini sejak awal tahun 2018 yang lalu, saya tidak tahu nanti saya coba lihat lagi,” pungkasnya. (Rendy)
Editor:Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluSudah Sah! Daftar Lengkap UMP dan UMK Kalimantan 2026 di Semua Provinsi, Ada yang Tembus Rp3,7 Juta
-
HEADLINE3 hari yang lalu66 Kasus Laka Lantas di Banjarmasin 2025, 20 Orang Meninggal Dunia
-
HEADLINE2 hari yang laluUMK Banjarbaru Rp3,8 Juta, Lebih Besar dari UMP Kalsel
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPolres Banjarmasin Sita Sabu 1,4 Kg dari Bandar di Sungai Paring Martapura
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Banjar Terus Pantau Banjir dan Kondisi Masyarakat
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPWI Kalteng Gelar Konferda, PLN UPT Palangkaraya Terima Penghargaan Peduli Pers



