NASIONAL
Bisnis Hewan Kurban Online Moncer Menjelang Idul Adha
KANALKALIMANTAN.COM, BOGOR – Menjelang Idul Adha, sejumlah peternakan meraup cuan dari lonjakan penjualan online hewan kurban. Para konsumen diuntungkan dengan penjualan daring itu karena mereka tidak perlu mengunjungi peternakan untuk membeli kambing, domba, dan sapi kurban di tengah pandemi virus corona.
Para pakar kesehatan selama ini khawatir mengenai risiko penularan virus corona pada saat hari besar keagamaan di Indonesia karena biasanya orang-orang akan berkumpul di masjid dan rumah-rumah. Atau pulang ke kampung halaman.
Peternakan Mahir Farm di dekat Bogor, yang sudah menjual ternak secara daring sejak 2018, mengalami lonjakan penjualan sebesar 50 persen pada tahun ini, dibanding 2019.
“Kami menyadari orang-orang jarang keluar atau mereka khawatir berinteraksi dengan lainnya selama pandemi Covid-19,” kata Azmi Abdul Gaffar, 22 tahun, salah satu pemilik Mahir Farm, seperti dikutip oleh Reuters.

Para pekerja di kantor peternakan Mahir Farm menjelang Idul Adha di tengah pandemi virus corona (Covid-19), di Bogor, Jawa Barat, 28 Juli 2020. (Foto: Reuters)
Indonesia sudah melaporkan lebih dari 100 ribu infeksi virus corona dan lebih dari 4.800 kematian, yang merupakan angka kematian tertinggi di Asia Timur.
“Karena itu lah, hal ini (penjualan daring) adalah jawaban untuk masalah tersebut,” kata Gaffar.
Mahir Farm sudah menjual 15 ribu kambing, domba, dan sapi dari berbagai platform media sosial untuk Idul Adha yang jatuh pada Jumat (31/7) nanti. Menurut Gaffar, penjualan hewan kurban itu sudah mencapai 80 persen dari keuntungan musim hari raya itu.
Ternak-ternak di peternakannya, imbuh Gaffar, sudah dinyatakan bebas Covid-19 dan setiap hari selalu dicek kesehatannya oleh dokter hewan.
Ahmad Risyad, yang juga memiliki peternakan di kawasan itu, mengatakan penjualan daring berarti penjual tidak perlu berkunjung ke peternakannya.
Bagi salah satu pelanggan Ahmad, membeli secara online lebih menguntungkan.
“Lebih aman bertransaksi secara daring, dan lebih murah,” kata Reza Wibisono (24), yang membeli domba secara online seharga Rp 3,1 juta. (ft/reuters)
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAnjangsana Pemprov Kalsel, Rudy Ariffin Dukung Keberlanjutan Pembangunan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSelawat Bergema di Alun-alun Ratu Zalecha, Al-Habib Ali Zainal Abidin Pimpin Banjar Berselawat
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluKarhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Ancam Pipa Distribusi Utama, PTAM Intan Banjar Lakukan Pemadaman
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluAntisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Kapuas Mantapkan Rencana Kontinjensi Karhutla 2026
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Melepas Kontingen Banjarbaru ke Jamnas Pramuka XII 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPuluhan Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Keamanan Banjar Berselawat


