HEADLINE
Banjir di Kabupaten Banjar Merendam 115 Desa di 7 Kecamatan
Ada 114.727 Jiwa Terdampak, 4.734 Jiwa Mengungsi di 17 Titik
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir masih mengepung sebagian wilayah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Genangan air dilaporkan masih terjadi pada 7 kecamatan dari 20 kecamatan yang berada di Kabupaten Banjar, dengan dampak yang cukup signifikan terhadap permukiman, fasilitas umum, hingga aktivitas warga.
Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Banjar per Sabtu 3 Januari 2026 sore, banjir telah berdampak pada 7 kecamatan dengan total 115 desa dan kelurahan terdampak.
Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Banjar memperpanjang status tanggap darurat dari 4 Januari hingga 14 Januari 2026.
Baca juga: Mensos RI Tinjau Posko Pengungsian Banjir di Sungaitabuk

Ada 114.727 jiwa atau 40.532 kepala keluarga tercatat merasakan langsung dampak banjir yang terjadi sejak sepekan lebih.
Sebaran genangan air paling luas terjadi di Kecamatan Astambul dengan 22 desa terdampak. Disusul Kecamatan Martapura dan Kecamatan Martapura Timur yang masing-masing mencatat 20 desa terdampak banjir.
Sementara di Kecamatan Martapura Barat ada 13 desa yang mengalami genangan.
Di wilayah lain di Kabupaten Banjar, banjir masih terjadi pada 10 desa di Kecamatan Sungaitabuk, 10 desa di Kecamatan Kertakhanyar, serta 9 desa di Kecamatan Cintapuri Darussalam.
Baca juga: Puncak Banjir Rob di Banjarmasin Diprediksi Malam Ini
Pusdalops BPBD Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 22.803 buah rumah warga terdampak, dengan 11.611 rumah di antaranya terendam air.
Kondisi banjir yang masih belum surut itu membuat sebagian warga terpaksa membatasi aktivitas, bahkan meninggalkan rumah tinggal mereka mencari tempat yang lebih aman.
Masih dari data Pusdalops BPBD Banjar tercatat 4.734 jiwa mengungsi yang tersebar pada 17 titik pengungsian, mulai dari aula dinas, madrasah, gedung eks Puskesmas, dan rumah warga yang dinilai lebih aman dari genangan.
Baca juga: Terdampak Banjir, Pembelajaran 210 Sekolah di Kabupaten Banjar Dialihkan ke PJJ
Terdapat 322 ibu hamil, 608 bayi, 1.809 balita, 2.526 anak-anak, 325 penyandang disabilitas, serta 3.187 lansia yang berada di wilayah terdampak banjir.
Dampak banjir tidak hanya dirasakan pada sektor permukiman, tetapi turut merendam dan mengganggu 139 sekolah, 128 tempat ibadah, 17 kantor, 96 fasilitas umum, serta 20 jembatan. Tak hanya itu, sekitar 3.451 hektare kebun dan sawah terdampak.
Masyarakat di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui aparat setempat atau layanan kebencanaan. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
HEADLINE2 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPenataan Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Perbaiki Drainase Gang Taufik
-
Olahraga2 hari yang lalu1.523 Karateka Berlaga di Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII 2026
-
HEADLINE2 hari yang laluKota Banjarbaru Perkuat Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu5 Rumah Warga di Cempaka Dibantu Program Rehab RTLH





