Connect with us

Bisnis

Aturan Baru, Penumpang Wajib Selfie Sebelum Pesan Grab!

Diterbitkan

pada

Malaysia menerapkan kebijakan baru pengguna Grab untuk foto selfie Foto: net

JAKARTA, Semua pengguna Grab di Malaysia harus melakukan verifikasi dengan cara selfie sebelum menggunakan aplikasi Grab untuk pertama kalinya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari syarat dan ketentuan atas peraturan yang berlaku.

Dilansir dari straitstimes, Senin (10/6) langkah ini sama dengan yang telah berlaku di Singapura. Berdasarkan situs resmi Grab, pemberlakuan ini akan mulai diterapkan pada 12 Juli mendatang.

Dalam situs resmi Grab juga tertulis jika selfie dilakukan guna untuk verifikasi identitas, keamanan, serta bisa digunakan untuk membantu pihak berwajib jika diperlukan. Atas kewajiban tersebut, Grab menekankan jika selfie dan identitas pengguna akan aman, dan dijamin tak akan disebarkan ke mitra pengemudi serta merchant yang bekerjasama dengan Grab.

Sementara itu, akan ada pemberitahuan terkait perizinan sebelum selfie dilakukan oleh pengguna aplikasi Grab. Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke pernah mengumumkan bahwa sebagai bagian dari aturan terbaru, penumpang harus mengunggah kartu identitas atau rincian paspor yang berlaku ketika mereka mendaftar untuk menggunakan akun Grab miliknya.

Grab mengadopsi teknologi pemindai wajah untuk memenuhi aturan baru, caranya dimana pengguna pertama kali diharuskan mengirimkan selfie sebelum memesan kendaraan. Terkait hal itu, juru bicara Grab mengkonfirmasi bahwa warga Singapura yang menggunakan aplikasinya di Malaysia, diberlakukan aturan yang sama. Di Singapura sendiri, pengguna Grab yang mendaftar sebelum Februari tahun ini tidak harus melalui verifikasi selfie, dengan identitas mereka diverifikasi oleh akun Facebook atau rincian kartu kredit mereka.

Namun, pengguna pertama kali yang mendaftar akun setelah Februari harus melalui proses verifikasi dengan cara selfie sebelum akhirnya sukses menggunakan akun Grab miliknya. “Semua langkah ini sebagai bentuk upaya Grab dalam memastikan standar keselamatan dan keamanan yang tinggi pada platform kami untuk pelanggan dan mitra pengemudi kami,” katanya.

Warga Singapura yang menggunakan Grab selama perjalanan ke Malaysia mengaku keberatan dengan aturan tersebut. Apalagi jika selfie hanya digunakan untuk tujuan verifikasi.

Namun, salah satu warga yaitu Ms Wong Shi Huiyang kerap mengunjungi Malaysia setiap tiga bulan mengatakan jika langkah ini merupakan cara yang baik. “Langkah-langkah ini untuk melindungi pengemudi juga. Selfie tampak cukup tidak berbahaya jika mereka dapat memastikan perjalanan yang aman untuk semua orang,” ujarnya.(dob/str)

Reporter : Dob/str
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->