Kota Banjarmasin
Anak-anak Skateboard Ingin Pemkot Banjarmasin Bangun Skatepark
ANAK muda Banjarmasin memiliki beragam hobi yang harus didukung oleh pemerintah. Salah satu kumpulan atau komunitas anak-anak skatebord yang bisa kumpul di siring Masjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin. Ruang terbuka publik di bantaran Sungai Martapura menjadi tempat anak-anak skateboard berlatih hampir setiap sore hingga malam. Tak sedikit jumlah anggota skateboard di Banjarmasin.
Rivertown Skateboarder adalah salah satu komunitas penikmat papan seluncur beroda itu.
Ketua Rivertown Skaterboarder Putra mengatakan, skateboard di kota Seribu Sungai itu sendiri sudah dimulai sejak tahun 2007 dengan bermunculannya beberapa orang yang memainkan skateboard di taman ataupun halaman kantor pemerintah sebagai trek.
Rivertown Skateboarder sendiri sudah dibentuk 8 Agustus 2008, kini memiliki 133 anggota. Komunitas ini satu-satunya yang menaungi para skateboarder Banjarmasin untuk menyalurkan hobi meacu adrenaline itu.
“Anggota kami mulai dari umur SD sampai yang sudah bekerja,†kata Putra.
Beberapa prestasi sudah dicapai Rivertown Sketboarder, salahsatunya ialah mengikuti kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional mewakili Banjarmasin, sayang prestasi tidak seimbang dengann dukungan pemerintah. Sering janji dari pemerintah untuk membangun tempat bermain skateboard atau skatepark namun tak juga pernah diwujudkan.
Tak pernah diperhatikan pemerintah kota, komunitas ini dengan modal bersama patungan untuk membuat fasilitas berlatih sendiri, itu pun akhirnya dibongkar oleh Pemkot Banjarmasin tanpa sepengetahuan dari Rivertown Skateboarder..
“Kami mohon dukungan fasilitas dari pemerintah adanya Skatepark agar tidak mengganggu orang lain, karena selama ini kami bermain di ruang milik bersama,†ungkapnya. (ammar)
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE2 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
HEADLINE3 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi







