Kanal
Lepas Dari Pengawasan Orang Tua, Anak Ini Menangis di Tengah Kota Amuntai
AMUNTAI, Warga kota Amuntai gegar kabar di media sosial tentang seorang anak laki-laki berusia sekitar 3-4 tahun dalam kondisi menangis dan kebingungan di sekitar Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Jum’at (29/12) siang.
Kuta dugaan anak tersebut tersesat, lantaran tidak mengetahui keberadaan orang tuanya dan tidak mengetahui jalan arah pulang ke rumah. Sehingga membuat warga sekitar melaporkan ke pihak berwajib.
Kasubid Biro Humas Polres HSU IPTU Alam Saktiswara mengatakan, pihak Polres HSU menerima laporan bahwa ada seorang anak laki-laki berusia sekitar 3-4 dalam kondisi menangis karena tidak mengetahui arah pulang dan tanpa tahu keberadaan orang tuanya.
Dikatakannya, saat dimintai keterangan kepada anak tersebut, anak tersebut hanya dapat menyebutkan namanya dan nama kakaknya saja, itupun dengan gaya bicara bocah cilik yang terbata-bata ketika berbicara.
“Awalnya anak tersebut ditemukan oleh anggota BPK, untuk memudahkan pencarian orang tuanya akhirnya petugas dari BPK tersebut sekitar pukul 10.30 Wita menyerahkannya ke pos pengamanan dan pelayanan Operasi Lilin Intan 2017 di Taman Putri Junjung Buih,†ungkap Alam.
Menerima laporan tersebut kemudian pihaknya menyebar pengumuman via medsos. Lewat medsos tersebut sekitar pukul 14.30 Wita, akhirnya keluarga beserta orang tuanya datang ke pos untuk menjemput anak tersebut. Kebetulan waktu itu ada Kasat Lantas HSU Polres HSU, dan akhirnya anak tersebut diserahkan langsung kepada orang tuanya.
Belakangan diketahui anak tersebut ternyata bersama orang tuanya asal Samarinda, Kaltim, sedang berkunjung ke rumah keluarga di Amuntai. Karena terlepas dari pengawasan orang tua akhirnya anak tersebut tersesat.
“Berkat kemajuan teknologi dan informasi serta bantuan rekan-rekan di lapangan yang bertugas di Pos Ops Lilin Intan 2017 yang tanggap menyebarkan informasi tersebut di media sosial, kejadian ini dapat diatasi dengan cepat,†akunya.
Polres HSU mengharapkan kepada seluruh warga HSU baik warga yang berdomisili atau warga pendatang saat liburan, agar lebih hati-hati dengan situasi perayaan tahun baru.
“Lebih peka dengan lingkungan baik saat libur di tempat keramaian, para orang tua harus lebih mengawasi anaknya serta tetap tidak jauh dari pandangan,†ingatnya.(dewahyudi)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara24 jam yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluJuara I Tangkap 174 Kg Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Kemuning
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan




