Kanal
Aliqa Jalani Operasi, Kondisi Bayi Bocor Jantung dari Batola Stabil
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Aliqa Azzahra, bayi perempuan penderita bocor jantung asal Kabupaten Barito Kuala (Batola) semakin memperlihatkan kondisi stabil.
Kondisi bayi berumur 4 bulan ini diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala (Kabag Humpro Setda Batola) Hery Sasmita, meski jadwal operasi terhadap anak pasangan Najir dan Nurhidayani itu belum ditentukan, namun ahli gizi Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta menyatakan kondisi bayi sudah membaik.
“Saat ini anak pasangan Najir dan Hurhidayani mengalami kenaikan berat badan dari 3,4 kg menjadi 3,7 kg,” ujar Hery. Hery menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Batola membawa Alika Azzahra ke ke Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta untuk menjalani operasi, Minggu (14/6/2020). Selain didampingi kedua orangtuanya, pengobatan di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Jakarta itu juga dikawal Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan Suyud Sugiono.

Untuk diketahui Aliqa Azzahra adalah bayi perempuan yang berasal dari Desa Puntik Luar RT 001 Kecamatan Mandastana, Batola. Mengalami jantung bocor. Serta telah ditempatkan di ruangan kelas II lantai 7 kamar 2713, Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Pembiayaan operasi jantung Aliqa Azzahra sepenuhnya ditanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batola dan Yayasan Sedekah Dompet Peduli Batola yang dibina Bupati Hj Nooormiliyani AS. Serta hasil penggalangan dari masyarakat.
Sebelumnya, pengobatan bayi bocor jantung ini ditawarkan Pemkab Batola ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Namun dengan berbagai alasan, penyelenggara program jaminan sosial di bidang kesehatan itu menyatakan tak bisa mengambil kebijakan lantaran terkendala ketentuan birokrasi yang tidak bisa dipangkas. Terutama pemberlakuan kartu BPJS yanghatus menunggu 14 hari. Karena tak ada solusi, Pemkab Batola memutuskan mengakhiri hubungan kerjasama dengan BPJS. Penyelenggara program jaminan sosial di bidang kesehatan itu dinilai tak manusiawi karena tak bisa memberikan kebijakan dalam pelayanan kesehatan masyarakat tidak mampu. (kanalkalimantan.com/rdy)
Editor : bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluJuara I Tangkap 174 Kg Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Kemuning
-
Kabupaten Balangan3 hari yang laluPelajar MAN 1 Balangan Raih Juara 1 Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara17 jam yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa




