Kota Banjarmasin
Pemko Banjarmasin Melunak, Pasar Sekunder Diperbolehkan Buka Selama PSBB
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kebijakan penutupan pasar sekunder atau kebutuhan non-bahan pokok selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarmasin akhirnya urung dilakukan.
Hal ini setelah ada keinginan para pedagang di Pasar Ujung Murung Banjarmasin untuk tetap bisa beraktifitas, yang akhirnya dikabulkan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. Pada Jumat (15/5/2020), terpantau toko-toko di salah satu pasr terbesar di Kota Banjarmasin ini kembali buka. Bahkan, aktivitas jual beli pun berjalan seperti biasa namun dengan syarat yang ditentukan.
“Intinya boleh buka, tapi sesuai dengan kesepakatan kemarin. Mereka (pedagang) seminimal mungkin berinteraksi dengan para pembeli, kemudian protokol kesehatan dijalankan,” ucap Ibnu.
Ibnu mengatakan, waktu operasional pedagang pasar sekunder ini diberikan selama 5 jam untuk menggelar dagangannya yakni dimulai jam 09:00 Wita sampai 14:00 Wita. Karena diakuinya, saat ini memang menjelang momentum Lebaran, sehingga diberi kelonggaran agar pedagang tetap bisa buka. “Tetapi dengan pembatasan waktu,” tegasnya.
Pedagang juga harus menaati aturan protokoler kesehatan seperti pintu keluar masuk untuk memudahkan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas. Di pasar pun disepakati di tiap pintu masuk, akan dibantu dengan pemeriksaan suhu tubuh. “Jika di atas 37,2 derajat dan tak pakai masker diminta pulang,” bebernya.
Ibnu juga meminta pedagang untuk berperan aktif menjalankan komitmen dengan janji yang telah disepakati agar membuka tempat usahanya dimulai pada Sabtu. “Mudahan pedagang juga komitmen dengan kesepakatan ini sehingga Pemkot juga bisa bisa melaksanakan PSBB sebaiknya,” tukas Ibnu. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluNaik 45 Persen, Jemaah Haji Kabupaten Banjar 671 Orang
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluKompor Ditinggal Masih Menyala, 7 Rumah di Kuin Cerucuk Terbakar
-
HEADLINE1 hari yang laluMenilik SDK Ambatunin di Pedalaman Meratus: Ada Murid 20 Tahun, Bertahan dengan Keterbatasan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMerubah Pola Penanganan Sampah di Banjarbaru: Rumah Tangga Awal Pemilahan Sampah
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Tenaga Kerja Konstruksi, PUPR Kalsel Gelar Kegiatan Sertifikasi
-
HEADLINE2 hari yang laluJejak Ekspedisi Gerakan Buku Meratus II, Tiga Jam Jalan Kaki ke Dusun Ambatunin





