Connect with us

Haul Ke-15 Guru Sekumpul

Hindari Macet dan Ngantuk, Jemaah Pilih Tidur di Teras Masjid

Diterbitkan

pada

Jemaah Haul 15 Sekumpul memilih tidur di teras Mesjid Syiarusshalihin, Sekumpul depan, pada Senin (2/3/2020). Foto : rendy

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Hindari kemacetan arus balik Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul ratusan jemaah memilih istirahat di berbagai tempat dan fasilitas umum di pusat kawasan Haul Sekumpul. Dari pantauan kanalkalimantan.com di lapangan, hingga jelang subuh pukul 03.10 Wita, Senin (2/3/2020) ratusan jemaah nampak tidur di halaman rumah warga, toko, bahu jalan hingga Mesjid Syiarusshalihin di jalan Sekumpul depan.

“Kami rombongan asal Kalimantan Tengah, kami ke sini menggunakan sepeda motor, sembari mengurai kemacetan dan perjalanan jauh, kami istirahat tidur dulu di sini, takutnya juga berisiko mengantuk saat perjalanan,” ujar Syarkawi, jemaah asal Palangka Raya.

Kendati tidak sendirian mengendarai sepeda motor, Syarkawi mengatakan jika dari Kabupaten Banjar setidaknya membutuhkan waktu 5 hingga 6 jam lebih, apabila ingin menuju ke kota Palangka Raya, itupun pada siang hari. Ditambah beberapa jalan yang masih minim penerangan dan  jalan perbatasan Kalsel-Kalteng yang bergelombang dikhawatirkan ada resiko lalin jika harus dipaksakan pulang.

“Sekarang jalan perbatasan di Kalsel-teng serti di kawasan jalan trans Kalimantan Kecamatan Kapuas Timur banyak yang rusak dan berlubang, kalo malam lewat situ ya kalau tidak berhati-hati berbahaya juga, makanya kami putuskan untuk istirahat dulu di sini,” jelasnya. (kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rdy
Editor : Bie

 


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca