DISHUT PROV KALSEL
Belajar Kelola Tanaman, 9 Pejabat Eselon III di Kalsel ke Finlandia
BANJARBARU, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Dr Hanif Faisol Nurofiq dan delapan orang pejabat eselon III akan terbang ke Finlandia selama sepuluh hari. Menurut Hanif, mereka belajar pengelolaan tanaman berbasis digital lewat aplikasi e-service, mulai pembibitan, perawatan, dan pemasaran hasil tanaman.
 “Ada sembilan orang ke Finlandia pada tanggal 15 – 24 November. Enam orang eselon III (Dishut dan UPT), satu orang eselon 4, kadis, dan dosen senior Fakultas Kehutanan ULM,†kata Hanif Faisol Nurofiq.
Hanif berkata, timnya perlu belajar e-service demi memudahkan pemantauan setiap tanaman. Ia mengilustrasikan pola macam ini seperti perawatan kendaraan yang serba computerize. Jika tanaman sudah saatnya diberi pupuk, maka sistem akan menginstruksikan segera diberi perawatan berkala.
“Seperti service mobil, harus ada perintah kalau sudah wktunya service. Jadi nanti mulai persiapan penanaman, perawatan, pemanenan, sampai pemasaran hasilnya dikoordinasi secara online,†Hanif melanjutkan.
Ia berharap pola ini mulai efektif bekerja pada 2020. Hanif optimis e-service mengoptimalkan hasil perhutanan karena digarap teratur mulai hulu sampai hilirnya. Sebab, selama ini ia mengakui pola penanaman dan hilirisasi hasil hutan kurang optimal, sehingga belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan warga lokal.
“E-service bisa detail, pemasaran kemana. Hilirnya masih lemah, kami ingin orientasi pasar atau hasil. Selama ini cost center, bukan profit center. Ini yang bikin kegiatan kami gagal, belum berdampak ke ekonomi masyarakat,†kata Hanif Faisol.
“Hutan harus membangkitkan nilai masyarakat, harus ada unsur kelestarian dan bisa membangun daerah setempat,†kata pria ramah itu.(dishut)
Editor : Chell
-
HEADLINE3 hari yang laluPrakiraan BMKG: Cuaca Kalsel Sepekan Ada Potensi Hujan Ringan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSekda Buka Workshop Manajemen Risiko Pembangunan Daerah Kabupaten Banjar 2026
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluHaornas 2026: Aktivitas Fisik Jadi Gaya Hidup Keseharian Masyarakat
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluJembatan Cambai Dibuka Awal Oktober 2026
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluBerkah dari Langit Mengguyur Wilayah Liang Anggang
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Fokuskan RAPBD 2027 pada Sektor-Sektor Bersentuhan Langsung dengan Kebutuhan Masyarakat


