HEADLINE
Prakiraan BMKG: Cuaca Kalsel Sepekan Ada Potensi Hujan Ringan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin merilis prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) periode 9–15 September 2026. Prakiraan prospek cuaca wilayah Kalsel diperbaharui per Selasa (8/9/2026) siang, disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, melalui prakirawan, Liesda Dwi Kartika.
Liesda mengatakan, secara umum kondisi cuaca Kalsel dalam sepekan ke depan diprakirakan cerah hingga hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 21–36 derajat celsius, dengan kelembapan udara 40–95 persen, sementara angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Selatan dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam.
“Secara umum cuaca di Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan cerah hingga hujan ringan. Masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca, terutama potensi yang dapat berdampak terhadap aktivitas sehari-hari,” ujar Liesda.
Baca juga : Sekda Buka Workshop Manajemen Risiko Pembangunan Daerah Kabupaten Banjar 2026
Berdasarkan pembagian wilayah, Kalsel bagian utara yang meliputi Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara diprakirakan cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan pada 9–15 September. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di wilayah bagian timur, yakni Kotabaru dan Tanah Bumbu, terutama pada periode 12–15 September.
Sementara itu, wilayah Kalsel bagian selatan yang meliputi Tanah Laut diprakirakan cerah hingga berawan pada 9–11 September dan cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan pada 12–15 September. Adapun wilayah bagian barat, meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru, diprakirakan cerah hingga berawan pada 9–11 September serta berpotensi hujan ringan pada 12–15 September.
Di tengah kondisi cuaca tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat terhadap potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalsel. Peningkatan polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan juga berpotensi menurunkan kualitas udara, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap.
Baca juga : Pemkab Banjar Fokuskan RAPBD 2027 pada Sektor-Sektor Bersentuhan Langsung dengan Kebutuhan Masyarakat
“Waspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara akibat peningkatan polusi udara pada saat terjadi kebakaran hutan dan lahan,” kata Liesda.
BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di perairan terhadap potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter pada 12–15 September 2026. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di perairan Banjarmasin, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, sehingga nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, serta pengguna jasa transportasi laut perlu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan pelayaran.
Selain gelombang tinggi, terdapat potensi pasang air laut maksimum. Di perairan Kotabaru, pasang maksimum diprakirakan terjadi pada 10–15 September pukul 06.00–07.00 Wita dan 19.00–21.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,6 meter. Sementara di perairan muara Sungai Barito, pasang maksimum berpotensi terjadi pada 9–11 September pukul 03.00–06.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,7 meter.
Baca juga : Berkah dari Langit Mengguyur Wilayah Liang Anggang
BMKG mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan serta menghindari pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Saat terjadi kabut asap, masyarakat juga disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara apabila jarak pandang menurun.
“Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang berkembang,” pungkas Liesda. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter : bie
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluRudy Ariffin Gubernur Kalsel 2005-2010 dan 2010-2015 Wafat
-
HEADLINE2 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluBPBD Kalsel: 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terbakar 16.539,65 Hektare
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluLantik 23 Pembakal, Bupati Banjar Minta Pembakal Rangkul Semua Pihak
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPerbaiki Atap Bangunan, Seorang Pekerja di Sungai Sipai Tersetrum
-
Budaya2 hari yang lalu“Antasan Banjar Festival 2026” Melestarikan Musik Tradisi


