Kriminal
Duel Maut Berlatar Cinta di Sungai Tabuk, Yusuf Diringkus di Palangkaraya
MARTAPURA, Peristiwa pembunuhan berlatar cinta segitiga yang terjadi di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pada Selasa (22/10) kemarin menggegerkan masyarakat. Pelaku yang sempat melarikan diri, akhirnya berhasil diringkus tim gabungan Resmob Polres Banjar dan unit Reskrim Polsek Sungai Tabuk
Pelaku diketahui bernama Muhammad Yusuf (30), diringkus di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tepatnya di jalan RT A Milono Km 3,5, Kamis (24/10) sekitar pukul 03.30 Wita.
Pelaku buron hampir 3 hari ini, ditemukan di wilayah hukum Polsek Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Dalam penangkapan, pihak kepolisian terpaksa menembakan timah panas untuk menghentikan aksi kabur pelaku.
“Karena pelaku melawan dan mencoba kabur, kami terpaksa menembak kaki kanan pelaku. Pelaku sudah mendapati perawatan dari pihak medis dan saat ini sudah berada di Mapolres Banjar untuk menjalani proses hukum yang berlaku,†kata Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanette didampingi Kasat Reskrim Iptu Rizky Fernandez.
Dijelaskan juga, pelaku saat ditangkap sedang berada di rumah temannya. Usai ditangkap, Yusuf sendiri mengakui semua perbuatannya tersebut.

Dari pengakuan pelaku, Kasat Reskrim menjelaskan, tindakan nekat dengan membunuh Suryadi (45) dikarenakan korban mencoba merusak rumah tangganya.
“Pelaku kita sangkakan UU 351 Ayat 3 Jo Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan ancaman maksimal 18 tahun penjara,†ujar Iptu Rizky.
Awal Mula Perseteruan Suami dan Mantan Suami
Sebelumnya, kasus perkelahian atau duel maut ini melibatkan suami (tersangka) dan mantan suami (korban) dari Wati, warga Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Duel maut ini mengakibatkan Suryadi yang berstatus mantan suami, bersimbah darah dan meninggal dunia akibat luka sabetan parang dari Muhammad Yusuf.
Awalnya, Suryadi saat itu mendatangi rumah mantan istrinya, di kawasan Jalan Martapura Lama, Komplek Antasari Perdana RT 16, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Suryadi datang sudah dalam kondisi emosi dan mengamuk di halaman depan rumah mantan istrinya tersebut.

Di saat bersaman, Yusuf yang tidak terima dengan perlakuan Suryadi menunggu di dalam rumah dengan sebilah parang. Alhasil, Suryadi yang mendobrak pintu, langsung mendapatkan serangan dari ayunan parang Yusuf.
Suryadi menderita luka sayatan di kaki dan tangan kirinya, lalu mencoba kabur. Namun karena kondisi luka parah tersebut, nyawa Suryadi tidak tertolong dan langsung dievakuasi ke RSUD Ulin. (rico)
Editor : Bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara20 jam yang laluBupati HSU Melantik 13 Pejabat, Bakal Ada Lagi Mutasi
-
Bisnis3 hari yang laluSejak Dini Siapkan Dana Pensiun, Bonus Saldo BRI DPLK Lewat BRImo
-
NASIONAL2 hari yang laluImpor Kapal Virgo Berusia 39 Tahun Diselidiki
-
HEADLINE2 hari yang laluLima Sekoci Kapal Virgo Transport 8 Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara23 jam yang laluPolres HSU Bersama Mahasiswa Bagi-bagikan Masker
-
PLN UIP3B KALIMANTAN23 jam yang laluPLN ULTG Batulicin Turun Langsung Menjaga Aset Transmisi dari Karhutla


