Bisnis
Himpun Data Pelaku Industri Lewat Aplikasi SII-Kalsel
AMUNTAI, Perlu data pelaku industri penting dikumpulkan untuk promosi produk dan kemampuan daya saing produk. Dasar diluncurkannya Sistem Informasi Industri Kalimantan Selatan (SII-Kalsel) berbasis web Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel.
Sekertaris Dinas Perindustrian Kalsel Ibnu, saat sosialisasi aplikasi SII-Kalsel kepada para petugas pengumpul data industri dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop UKM) Kabupaten HSU, Selasa (27/8).
Ibnu menuturkan maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana cara melakukan pendataan para pelaku industri di Kabupaten HSU, selanjutnya data dapat dilaporkan melalui penginputan data aplikasi.
“Pelaksanaan kegiatan ini akan kita mulai dari kecamantan-kecamatan, dengan meminta bantuan kepada para pengumpul data industri untuk bersama-sama mengumpulkan data aktifitas masyarakat yang dikategorikan sebagai industri, baik industri kecil, menengah maupun industri besar,†katanya.
Menurut Ibnu, selama ini informasi data para pelaku industri di Kalimantan Selatan sangatlah minim, padahal data pelaku industri terkadang bertambah dan bisa berkurang.
Oleh karenanya, dirinya berharap dengan adanya aplikasi ini, berbagai permasalahan mulai dari usulan, perencanaan sampai dengan anggaran, dapat dimonitor dan di evaluasi melalui data online oleh pemerintah.
Ada tujuh kabupaten/kota yang telah diberikan sosialisasi penggunaan input data aplikasi SII-Kalsel, tinggal enam kabupaten yang menyusul. Sehingga ditargetkan pada akhirnya tahun 2019 semua data-data pelaku industri dapat diperoleh dengan valid.
Sementara itu, Disperindagkop UKM HSU melalui Sekertaris Akhmad Redhani mengaku penghimpunan dana pelaku industri melalui aplikasi ini sangat memberikan manfaat bagi para pelaku industri di Kabupaten Hulu Sungai Utara kedepannya.
“Nantinya dapat membantu pemerintah menindaklanjuti perencanaan bagi para pelaku industri,†pungkasnya. (dew)
Editor : Bie
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE2 hari yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPerpedayak Kapuas Salurkan Bantuan Sosial Peduli Karhutla ke Posko
-
Hukum3 hari yang laluDiduga Mengandung Kokain, 4.364 Liquid Vape Disita
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluProduk Kriya Unggulan UMKM Banjarbaru Tampil di Trade Expo Indonesia 2026




