Kota Banjarmasin
RS Sultan Suriansyah Jadi Proyek Fisik ‘Terberat’ Selama 2018
BANJARMASIN, Pembangunan Rumah Sakit (RS) Sultan Suriansyah menjadi salah satu prioritas Pemko Banjarmasin. Untuk itu, pada tahun 2018 lalu sejumlah gebrakan dilakukan guna menuntaskan sentra layanan kesehatan masyarakat tersebut.
Walikota Ibnu Sina mengatakan, pembangunan RS Sultan Suriansyah menjadi salah satu proyek fisik yang menyedot anggaran cukup besar selama 2018. Hal ini disampaikan Ibnu Sina saat menggelar pers conference capaian pembangunan Banjarmasin tahun 2018, Kamis (3/1). Kegiatan dihadiri juga oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah dan Sekdako Hamli Kursani.
Ibnu Sina mengatakan, saat ini dua bangunan Induk RS Sultan Suriansyah itu sudah teraliri listrik dan secara faktual bangunan itu sebenarnya sudah bisa di gunakan.
“Sehingga pada tahun ini kita hanya tinggal pengadaan alat kesehatan saja,†ungkapnya.
Selain pembangunan RS Sultan Suriansyah, pembangunan trotoar di sepanjang Jalan A Yani pun ditambahkannya sudah terlaksana dengan baik selama 2018. Trotoar sepanjang 2 km di kiri dan kanan Jalan A Yani sudah terlaksanakan.
Ibnu berharap 2019 ini dua proyek lanjutan tersebut kembali dilaksanakan dan menjadi prioritas utama. “Kami minta di triwulan pertama ini, dua proyek lanjutan ini tidak ada jeda lagi, jadi harus langsung dimasukan proses pelelangan. Maksud saya tidak perlu harus menunggu hingga akhir 2019 baru selesai,†harapnya.
Sementara Wakil Walikota Hermansyah menambahkan, 2019 ini juga merupakan tahun yang krusial. Mengingat tanggal 17 Februari nanti bertepatan dengan tiga tahun menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota. Di momentum yang krusial ini sebentar lagi Rencana tata ruang wilayah Pemkot juga akan disahkan, karena ini sudah masuk tahap penggodokan akhir.
“Karena itu adalah produk hukum kita sebagai aspek yang akan disesuaikan dengan kondisi dan keadaan serta visi misi kami di 2019 ini,†katanya.
Pada kesempatan itu, disampaikan juga bahwa pencapaian pembangunan dan serapan anggaran yang diklaim mencapai angka 80%.(mario)
Editor : Chell
-
HEADLINE1 hari yang laluKPK Usut Dugaan Suap Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluTitik Api di Banjarbaru Belum Mereda, 1.263 Hektare Lahan Terbakar
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluRaperda Perubahan APBD Kabupaten Banjar Tahun 2026 Disetujui
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluKualitas Udara Memburuk, IDI HSU Beri Edukasi dan Bagikan Masker
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluUdara Kian Buruk, Pemkab HSU Atur Jam Kerja ASN dan Masuk Sekolah
-
HEADLINE1 hari yang laluWarning BMKG: Kalsel dan Kalteng Kategori “Awas” Kekeringan Meteorologis


