Pendidikan
NASA Abadikan Albert Einstein Jadi Nama ‘Rasi Bintang’
Menggunakan Fermi Gamma-Ray Space Telescope milik NASA, para ilmuwan menggagas sejumlah ‘rasi bintang’ baru. Menariknya, mereka punya metode sendiri dalam mengkategorikan kumpulan cahaya luar angkasa tersebut.
Konstelasi ini dibuat berdasarkan sumber paparan sinar gamma di langit, jadi ini bisa dibilang konstelasi sinar gamma. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk perayaan 10 tahun misi Fermi berlangsung.
Uniknya, fisikawan legendaris Albert Einstein terpilih menjadi nama untuk salah satu dari total 21 konstelasi sinar gamma baru yang dibuat. Alasannya berkaitan dengan kalkulasi terkenal yang diciptakannya
Rumus E=mc2 yang dibuatnya sangat berkaitan dengan energi dan unsur (berkaitan dengan fisika). Nah, Large Area Telescope (LAT) dari Fermi berlandaskan pada fakta tersebut dalam mendeteksi sinar gamma.

Dalam tahun perdananya, Fermi memberikan bukti eksperimental mengenai struktur ruang dan waktu, selaras dengan ruang-waktu pada teori Einstein. Sejumlah ilmuwan sempat memprediksi bahwa ruang-waktu tidak sepenuhnya mulus.
Hal tersebut berarti, cahaya tinggi energi akan membutuhkan waktu yang lama dalam melaju di ruang hampa. Kebalikannya pun berlaku untuk cahaya rendah energi.
Walau demikian, teori Einstein menyatakan seluruh gelombang electromagnetik, radio, infrared, cahaya tampak, sinar x-ray, serta sinar gamma, menembus ruang hampa dengan kecepatan sama. Hal tersebut menjadi penting dalam misi ini.
Fermi telah mengobservasi paparan sinar gamma dengan berbagai tingkatan energi dari ledakan yang disebut semburan sinar gamma (gamma-ray burst). Sekadar informasi, itu merupakan kejadian yang melibatkan gelombang elektromagnetik paling terang di jagat raya, namun terjadi di titik-titik yang terbilang jauh dari Bumi.
Jika prediksi mengenai ruang-waktu yang tidak sepenuhnya mulus benar, maka LAT akan mendeteksi jeda waktu yang signifikan antara kedatangan cahaya rendah energi dan cahaya bernergi tinggi. Faktanya, keduanya melintas pada kecepatan yang sama.(mon/dtc)
Editor: Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluWalhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng
-
Kabupaten Banjar18 jam yang laluEnam Relawan Pemadam Karhutla Dilarikan ke RSUD saat Bertugas, Bupati Banjar Pastikan Pengobatan Gratis
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluProduk Kriya Unggulan UMKM Banjarbaru Tampil di Trade Expo Indonesia 2026
-
Kabupaten Banjar3 hari yang lalu50 Peserta Ikuti Bimtek Focal Point Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Banjar
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluCegah Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemkab Kapuas Siapkan Raperda LP2B
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluGrup Sinoman Hadrah Al-Fatah Banjarmasin Pertahankan Gelar Juara di Festival Budaya Banjar 2026



