Kota Banjarbaru
Ngaji di Balai Kota Banjarbaru: Jangan Menganggap Rezeki Sebatas Gaji atau Pendapatan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Banjarbaru dengan seragam putih duduk khidmat mendengarkan ceramah agama di aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru, Rabu (3/5/2026) pagi.
Ngaji rutin di Balai Kota Banjarbaru itu kali ini bertema “Merajut Ukhuwah untuk ASN Banjarbaru yang Bermartabat”.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Banjarbaru, Ustaz H Hendry Admaja bertindak sebagai penceramah.
Baca juga: Hingga Mei Luas Tambah Tanam Padi di Kalsel 244.873 Hektare

Ustaz Hendry mengapresiasi langkah Pemko Banjarbaru yang menginisiasi kegiatan pengajian ini. Menurutnya, pengajian memperdalam. agama Islam ini dapat meningkatkan spiritual ASN di Kota Idaman.
Terkait tema, ukhuwah (persaudaraan) menjadi sangat penting bagi ASN Kota Banjarbaru sebagaimana ajaran Islam yang menyebut syarat daerah diberkahi Allah adalah dengan menjadikan ukhuwah sebagai prioritas.
Selain itu, Rasullah SAW juga mengingatkan dalam hadis yang berbunyi “Al-mar’u kathirun bi’akhih”, artinya seseorang bisa jadi kuat apabila persaudaraannya kuat.
Baca juga: Kontraversi Kepala BGN Dicopot: MBG Ramadan, Trail Listrik hingga MBG ke Arab Saudi
“Jadi tanpa ukhuwah yang kuat tidak akan dapat mencapai satu tujuan yang diinginkan. Jadi kalau Banjarbaru ingin bisa lebih maju maka ukhuwah ini harus ditingkatkan,” ujarnya.
Ada tiga jenis ukhuwah dalam Islam. Pertama, Ukhuwah Islamiyah yang bermakna persaudaraan sesama muslim. Kedua, Ukhuwah Wathaniyah bermakna persaudaraan sebangsa Tanah air. Ketiga, Ukhuwah Basyariyah bermakna persaudaran sesama manusia.
Nabi Muhammad membangun Kota Madinah menjadi “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” atau “Negeri yang diridhoi dan dicintai oleh Allah SWT” dengan cara merangkul semua golongan, sehingga tercipta keharmonisan.
Baca juga: Khalesa Khaira Wakili Kabupaten Banjar ke Ajang Putri Pelajar Tingkat Nasional Tahun 2026
“Kuncinya, Allah akan turunkan pertolongannya selama hamba-hambanya saling peduli dan saling mengingatkan,” terang Ustaz Hendry.
Ada beberapa hal yang mesti dihindari agar tidak menghambat pertolongan Allah. Salah satunya ialah menjauhi sifat iri dengki-bersaing bisa tapi jangan saling menjatuhkan.
Ustaz Hendry menjelaskan, Islam mengajarkan hanya 2 orang yang bisa kita tanam rasa iri, pertama orang yang medermakan hartanya, kedua orang alim yang mengamalkan ilmunya. Sesungguhnya, kita hanya bisa melihat nikmat orang lain, bukan malah mengambil nikmat orang lain.
Baca juga: Teken Kerjasama Amanah Medical Centre dan BPJS Ketenagakerjaan, Layanan bagi Peserta Segera Dibuka!
“Kita boleh melihat kenikmatan orang lain dan kita ingin untuk seperti itu dibolehkan. Tapi untuk hilangnya nikmat orang lain itu yang dilarang, karena kita jangan sampai kepingin nikmat orang itu hilang dan kita yang mendapatkannya. Kalau sebatas meniru maka itu dianjurkan,” ungkapnya.
Salah satu pemuka agama di Kota Banjarbaru itu berpesan agar kita selalu merasa bahagia dan berkecukupan adalah dengan tidak menganggap rezeki sebatas gaji atau pendapatan. Pada dasarnya, rezeki hanya sebagian kecil dari rezeki yang bersifat tidak terbatas.
Untuk itu, Ustaz Hendry menekankan bahwa segala sesuatu yang bisa kita nikmati itulah definisi sebenarnya dari kata “rezeki”. Manusia yang senantiasa bersyukur akan selalu merasa rezekinya berlimpah.
“Jika engkau ingin menghitung nikmat Tuhan, rezeki Tuhan itu tidak akan bisa. Nah, cuma manusia kebiasaannya membatasi diri tentang rezeki tadi. Jadi selama kita tidak membatasi diri kita akan bahagia selalu Insyaallah,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Bisnis3 hari yang laluEkspansi Bisnis Jhonlin Group, Akuisisi Saham PACK Senilai Rp936,65 Miliar
-
HEADLINE3 hari yang laluHarga BBM Solar Pertamina Turun, Dexlite Kini Rp23.000
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluResmikan SPPG Sekumpul, Wabup Minta Pengelola Jaga Kebersihan dan Kualitas
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluTP PKK Mantangai Ikuti Jambore Kader PKK Kabupaten Kapuas 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang lalu2 Pelajar Kabupaten Banjar Jadi Anggota Paskibraka Tingkat Nasional
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Minta Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026

