Pemilu
Wacana Pilkada Melalui DPRD, BEM SI Kalsel: Kemunduran Demokrasi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap penolakan tegas terhadap rencana Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) melalui DPRD.
Koordinator Pusat BEM SI Kalsel, M Irfan Naufal mengatakan, rencana ini bertentangan dengan prinsip konstitusional yang ditetapkan secara mengikat oleh hukum tata negara Indonesia.
Selain itu, Pilkada lewat DPRD bisa memutus relasi langsung antara rakyat dengan kekuasaan eksekutif daerah, mempersempit ruang partisipasi politik warga negara, serta meningkatkan risiko transaksi politik elit yang berlawanan dengan prinsip keadilan elektoral.
Baca juga: Satu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak
Keadilan rakyat tidak boleh direduksi menjadi representasi prosedural semata, melainkan harus diwujudkan melalui mekanisme pemilihan yang menjamin kesetaraan suara dan akuntabilitas politik.
“Kami memandang upaya mengalihkan Pilkada dari pemilihan langsung ke DPRD merupakan bentuk kemunduran demokrasi, serta pengingkaran terhadap supremasi konstitusi,” ujar Naufal, Selasa (13/1/2026) malam.
Baca juga: Pascabanjir Bandang Balangan 48 Rumah Mulai Diperbaiki
BEM SI Kalsel melayangkan dua tuntutan, antara lain menuntut DPRD Kalsel untuk menekan pemerintah pusat dan DPR RI untuk menghentikan wacana Pilkada melalui DPRD.
Menuntut penegasan komitmen konstitusional terhadap demokrasi elektoral langsung. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE14 jam yang laluSatu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak
-
HEADLINE3 hari yang laluNilai TKA Jadi Syarat Wajib untuk Siswa Eligible SNBP 2026
-
NASIONAL3 hari yang laluTiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
-
HEADLINE3 hari yang laluPeluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti
-
HEADLINE2 hari yang lalu2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluKorban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan Senin Dinihari



